Jumat, 15 Nov 2019
radarsurabaya
icon featured
Hukum & Kriminal Sidoarjo

Gagalkan Pengiriman 11,83 Kg Ganja Dikirim Via Pos

21 April 2018, 04: 20: 03 WIB | editor : Lambertus Hurek

Tersangka Rizky digelandang di Polresta Sidoarjo.

Tersangka Rizky digelandang di Polresta Sidoarjo. (SATRIA NUGRAHA/RADAR SIDOARJO)

Share this      

Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polresta Sidoarjo berhasil menggagalkan penyelundupan 11,83 kg ganja dari Medan, Selasa (17/4/2018) sore. Selain menangkap pelaku, polisi mengamankan ganja yang siap diedarkan di Surabaya dan sekitarnya. 

Dari data yang dihimpun, pelaku diketahui bernama Rizky Pratama Putra alias Kiko, 27, warga Jalan Manukan Rejo 11 Blok 4F, Tandes, Surabaya. Tersangka yang kesehariannya sebagai tukang tatto itu ditangkap di depan Kantor Pos Tandes, Jalan Bibis, Manukan, Tandes. 

Polisi terpaksa melumpuhkan pelaku dengan menambak kakinya karena berusaha kabur saat hendak ditangkap. Penangkapan tersebut bermula dari pengembangan yang dilakukan Satresnarkoba Polresta Sidoarjo terhadap tersangka penyelundupan ganja 8,5 kilogram pada 27 Maret 2018 lalu. 

Polisi mendapatkan kabar akan ada pengiriman ganja sekitar tanggal 14 April ke Surabaya dengan menggunakan pesawat dan jasa pengiriman yang sama. Penyelidikan lalu dilakukan di Kantor Pos Juanda. 

“Saat kami lakukan penyelidikan, ternyata mereka memindahkannya ke kantor pos Tandes sesuai dengan alamat tujuan paket tersebut ke Jalan Manukan Lor, Tandes,” kata Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Himawan Bayu Aji, Kamis (19/4).

Polisi menunggu di lokasi tersebut mulai tanggal 15 April hingga dua paket yang dicurigai tersebut diambil tersangka. Setelah ditunggu hingga 17 April sekitar pukul 15.00, tersangka terlihat mendatangi kantor pos Tandes tersebut sendirian. Ia mengambil paket yang diduga berisi ganja ini. 

Setelah keluar kantor pos, polisi langsung menyergap tersangka yang membawa satu kardus kotak dan satu lagi berupa gagang sapu. “Tersangka sempat mencoba melarikan diri,” tambahnya. 

Agar pelaku tak kabur, akhirnya pihaknya melumpuhkan dengan tembakan.  Selain mengamankan pelaku, polisi menyita isi kardus di dalam kardus paketan yang berisi ganja yang dikepas dalam berbentuk kapsul besar. 

Ada 14 kapsul berisi ganja yang memang sengaja diselundupkan. Untuk mengembangkan kasus tersebut, polisi membawa tersangka dan barang bukti ke Polresta Sidoarjo. 

“Dari pengakuannya, ia mendapat barang tersebut dari seseorang bernama Alfian yang saat ini dimasukkan dalam daftar pencarian orang (DPO),” tegasnya. 

Setelah penangkapan tersebut, diketahui jika tersangka ini hanya sebagai kurir saja. Paketan berupa ganja ini rencananya diambil dan akan kemas kembali untuk dikirim ke Bali ke seseorang. Tersangka mengirimkan ganja tersebut sesuai pesanan seseorang yang berada di Medan. Ia mendapat upah per kapsul ganja Rp 500 ribu atau jika ditotal 14 kapsul pelaku mendapat upah sebesar Rp 7 juta. “Tersangka sudah dua kali ini menerima paket tersebut, pertama pada Desember 2017 lalu saat itu ia menerima Rp 1,5 juta sebagai upahnya menjadi kurir,” jelasnya.

Disamarkan Sapu Ijuk dan Gagangnya

Pengiriman ganja seberat 11,83 kilogram yang ditujukan ke Rizky Pratama Putra alias Kiko, 27, warga Jalan Manukan Rejo 11 Blok 4F, Tandes, Surabaya diketahui menggunakan modus yang berbeda dengan pengiriman sebelumnya. Jika sebelumnya pengiriman dilakukan dengan kemasan biasa di dalam kardus, kali ini pihak pengirim menggunakan modus pengiriman sapu ijuk ke Surabaya.

Paket yang dikirimkan ke tersangka ini berjumlah dua paket. Satu paket kotak dan juga satu lagi gagang sapu. Paket ini sendiri didaftarkan dengan keterangan pengiriman sapu ijuk beserta 38 gagangnya. 

Untuk kardus kotak pengirim memberikan keterangan berisi ijuk. Ini dilakukan untuk mengelabui pihak kantor pos yang curiga dengan pengiriman tersebut. “Makanya dalam paketan tersebut ditambahkan kayu pegangan sapu. Ini untuk mengelabui pihak ekspedisi maupun keamanan bandara di Medan,” kata Kasatresnarkoba Polresta Sidoarjo Kompol Sugeng Purwanto. (gun/rud)

(sb/gun/rek/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia