Senin, 20 Aug 2018
radarsurabaya
icon featured
Ekonomi Surabaya

Kebutuhan Tinggi, Jayaland Kembali Rilis Surya Breeze

Jumat, 13 Apr 2018 18:46 | editor : Abdul Rozack

PENGEMBANGAN CLUSTER: Manajer Unit Bisnis PT Jayaland Samson Suryanto (kanan) bersama General Manager PT Pembangunan Jaya Subiyanto melihat maket sala

PENGEMBANGAN CLUSTER: Manajer Unit Bisnis PT Jayaland Samson Suryanto (kanan) bersama General Manager PT Pembangunan Jaya Subiyanto melihat maket salah satu tipe terbaru cluster Surya Breeze yang dikembangkan Jayaland Sidoarjo, Kamis (12/4). (ABDULLAH MUNIR/RADAR SURABAYA)

SURABAYA - Kebutuhan perumahan kelas middle low yang masih tinggi membuat PT Jayaland semakin intensif memasarkan produknya. Salah satu yang sedang dirilis adalah Surya Breeze  yang dikembangkan di atas lahan seluas 56 hektar dengan investasi awal sekitar Rp 55 miliar. 

Menurut Samson Suryanto, manager unit bisnis Jayaland, saat ini demand rumah dengan harga di bawah Rp 500 juta masih cukup besar. Karena itu, pihaknya optimistis Surya Breeze yang merupakan proyek satelit Puri Surya Jaya akan habis lebih cepat. 

“Tahap pertama kami kembangkan sekitar 5 hektar dengan jumlah unit hanya 350 unit. Kami optimistis akan langsung habis,” kata Samson Suryanto usai acara product knowledge (PK) di Ballroom Ciputra World Surabaya, Kamis (12/4). 

Dikatakan dia, dalam acara PK tersebut sebanyak 1.000 agen lebih di Surabaya hadir. Mereka yang akan menjadi ujung tombak untuk memasarkan Surya Breeze. Pihaknya sengaja hanya membatasi jumlah unit yang dilepas hanya 350 unit sehingga pembangunan akan tepat waktu.

“Segmen untuk kelas ini (di bawah Rp 500 jutaan) cukup besar. Bisa dua kali lipat dari market yangt biasa kami garap selama ini,” tambah Samson. 

Dijelaskan dia, Surya Breeze merupakan proyek satelit Jayaland yang terbaru. Sebelumnya sudah ada beberapa proyek satelit lainnya seperti Jaya Harmoni,  Grand Surya, dan Sapphire Residence. Namun Surya Breeze dikembangkan di atas lahan yang lebih luas, yakni 56 hektar. 

“Kami akan kembangkan per cluster. Mungkin nanti  ada 10 cluster lagi dan akan habis semuanya sekitar 7-8 tahun kedepan. Pembangunan akan kami mulai awal tahun depan,” tandas Samson. 

Dalam launching kali ini, Samson mengatakan, pihaknya menawarkan tiga tipe yakni dua untuk rumah dan satu untuk tempat usaha. Untuk rumah ada dua tipe yakni 41/90 dan 54/105. Sementara untuk tempat usaha hanya da satu tipe yakni 41/84. Harga yang ditawarkan mulai Rp 300-an juta. Seemntara untuk tempat usaha dilepas dengan harga Rp 460 juta. 

“Kami juga didukung banyak bank untuk menyediakan KPR. Sebab sekitar 85 persen pembelian disini menggunakan KPR,” kata Samson Suryanto. (fix/hen)  

(sb/jpg/jek/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia