Rabu, 17 Jul 2019
radarsurabaya
icon featured
Politik Surabaya

Gus Ipul Dorong Perda Madrasah Diniyah

10 April 2018, 12: 59: 42 WIB | editor : Wijayanto

PEDULI MADIN: Calon gubernur Jatim Saifullah Yusuf saat menghadiri rapat kerja cabang pengurus Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah.

PEDULI MADIN: Calon gubernur Jatim Saifullah Yusuf saat menghadiri rapat kerja cabang pengurus Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah. (ISTIMEWA)

Share this      

LUMAJANG - Calon gubernur (Cagub) Jatim Saifullah Yusuf (Gus Ipul) bakal mendorong kemajuan Madrasah Diniyah (Madin) di Jatim. Ini disampaikan saat menghadiri rapat kerja cabang pengurus Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT) Lumajang, Minggu (8/4).
Gus Ipul mengatakan, jangkauan bantuan penerima Bantuan Opetasional Sekolah Daerah (BOSDA) Madin akan diperluas. Saat  menjabat wakil gubernur dua periode, anggaran untuk Madin sudah mencapai Rp 300 miliar pertahun. Angka ini akan terus ditingkatkan sehingga kesejahteraan dan kualitas para guru Madin juga bisa meningkat. “Pasti akan saya tingkatkan untuk meningkatkan kesejahteraan dan kualitas,” katanya.
Gus Ipul yang juga dinobatkan sebagai bapak Madin Jatim ini mengatakan, keberadaan Madin dan Pondok Pesantren (Ponses) sangat penting. Sehingga, peran dan fungsinya harus terus ditingkatkan. “Madin sangat penting untuk terus menjaga moral anak-anak kita,” kata dia.
Menurutnya, untuk bisa menguatkan Madin memang harus ada sinergitas dari semua pihak. Mulai dari masyarakat, praktisi, eksekutif serta legislatif. Sehingga, Madin bisa menghadirkan program yang membangun untuk masyarakat. “Kami akan melakukan sinergitas dengan semua pihak terkait untuk penguatan peran Madin ini,” imbuhnya.
Peran Pemerintah kabupaten/kota juga harus ditingkatkan dengan cara menyusun Perda Madin. Saat ini, baru Kabupaten Gresik yang telah memiliki Perda Perlindungan Madin. Setidaknya ada dua hal yang bisa dicover dalam Perda ini yakni menjamin peningkatan kesejahteraan guru serta meningkatkan beasiswa bagi peserta didik Madin.
Dari catatan yang ada, kata Gus Ipul, jumlah Madin di Jawa Timur mencapai 26 ribu lembaga dengan jumlah santri mencapai 1,7 juta santri. (vga/nug)

(sb/vga/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia