Minggu, 08 Dec 2019
radarsurabaya
icon featured
Politik Surabaya

Gus Ipul dan PDIP Yakin Menang Tebal

09 April 2018, 07: 24: 19 WIB | editor : Wijayanto

NOMOR 2: Calon Gubernur Saifullah Yusuf (Gus Ipul) dan Ketua DPC PDIP Kota Surabaya Whisnu Sakti Buana menyalami warga Kota Surabaya, Minggu pagi (8/4). Puluhan warga kota tumplek-blek di Gelora 10 November, untuk mengikuti jalan sehat HUT PDIP.

NOMOR 2: Calon Gubernur Saifullah Yusuf (Gus Ipul) dan Ketua DPC PDIP Kota Surabaya Whisnu Sakti Buana menyalami warga Kota Surabaya, Minggu pagi (8/4). Puluhan warga kota tumplek-blek di Gelora 10 November, untuk mengikuti jalan sehat HUT PDIP. (istimewa)

Share this      

Surabaya - Calon Gubernur nomor 2 Saifullah Yusuf (Gus Ipul) tampil di depan puluhan ribu peserta jalan sehat PDI Perjuangan (PDIP) Kota Surabaya. Ia dan PDIP yakin akan menang tebal dalam Pilkada Jawa Timur 27 Juni 2018.
Jalan sehat itu digelar untuk memperingati HUT ke-45 PDIP, di Stadion 10 Nopember, Tambaksari, Kota Surabaya, Minggu (8/4/2018). Hadir pula Ketua DPC PDIP Kota Surabaya Whisnu Sakti Buana dan Wakil Ketua DPD PDIP Jawa Timur sekaligus Ketua DPRD Kota Surabaya Ir. Armuji.
Kehadiran Gus Ipul telah menjadi magnet besar di jalan sehat PDIP. Ribuan orang menyapa, mengajak salaman dan berfoto bersama. ”Terima kasih Gus Ipul yang telah hadir di tengah keluarga besar PDI Perjuangan Kota Surabaya,” kata Whisnu Sakti Buana, Ketua DPC PDIP Kota Surabaya, saat sambutan.
“Pagi ini kita jalan sehat bersama warga. Sekaligus puncak peringatan HUT ke-45 PDI Perjuangan yang jatuh 10 Januari lalu. Jalan sehat ini dihadiri puluhan warga Kota Surabaya,” Whisnu, yang juga Wakil Walikota Surabaya.
Jalan sehat pagi ini dimeriahkan artis yang lagi naik daun, Via Vallen. Artis ini pula yang menyanyikan jingle, Kabeh Sedulur, Kabeh Makmur  milik pasangan Calon Gubernur Saifullah Yusuf (Gus Ipul) dan Calon Wakil Gubernur Puti Guntur Soekarno.
“Mbak Puti, cucu Bung Karno, yang menjadi pasangan Gus Ipul pagi ini tidak bisa hadir di jalan sehat ini. Karena Mbak Puti harus membagi waktu dan tenaga, kampanye di Blitar. Salam Mbak Puti untuk kita semua,” kata Whisnu.
Warga masyarakat Surabaya yang hadir tak henti-hentinya menyanyikan lagu Kabeh Sedulur, Kabeh Makmur. Mereka menyanyikan jingle itu sambil mengangkat 2 jari, simbol nomor pilihan Gus Ipul-Puti Guntur Soekarno. “Gus, kita yakin akan menang tebal di Kota Surabaya,” kata Whisnu.
Gus Ipul merasa optimis dengan kemampuan PDIP dalam mengorganisir pemilih di Kota Surabaya. Saat jalan sehat pagi kemarin, puluhan ribu warga Kota Surabaya tumplek-blek. Mereka datang dari 154 kelurahan, 31 kecamatan di Surabaya. “Terima kasih pada PDI Perjuangan, dan parpol-parpol pengusung lain yang mandiri dan makin kencang bergerak ke bawah. Saya makin yakin, kita semua sedang berjalan menuju jalan kemenangan di Pilkada Jawa Timur,” kata Gus Ipul, saat diwawancarai media.
Ketika memberi sambutan, Gus Ipul meminta warga Kota Surabaya agar rajin berolah raga, hidup sehat, dan konsumsi sayur-sayuran yang sehat. “Kita jaga tubuh kita agar tetap sehat dan bugar,” kata Gus Ipul.
“Selamat Ulang Tahun PDI Perjuangan. Semoga makin membawa kemanfaatan bagi rakyat, bangsa dan negara,” kata Gus Ipul. Ia juga diarak warga PDIP Kota Surabaya, dinaikkan replika banteng. “Ojok lagi Rek, nomor loro (jangan lupa, nomor 2),” kata warga bersahutan. Mereka ramai-ramai mengangkat 2 jari.
Whisnu Sakti Buana dan Gus Ipul bersama-sama memberangkatkan jalan sehat. Puluhan ribu warga berjalan santai melewati rute yang ditetapkan. Keduanya tidak henti-hentinya melayani salam 2 jari dari warga Kota Surabaya yang mengikuti jalan sehat tersebut.
Menurut survei Indo Barometer yang dirilis Selasa lalu, pasangan Gus Ipul-Puti Guntur Soekarno mendapat elektabilitas 45,2 persen. Sementara duet Khofifah-Emil Dardak mendapat 39,5 persen. Gus Ipul-Puti Guntur unggul dengan selisih 5,7 persen. Selisih itu di atas margin error.
Menurut Gus Ipul, Kota Surabaya menjadi basis penting karena jumlah pemilihnya sangat besar. Diperkirakan 2,1 juta. Di DPRD Kota Surabaya yang memiliki 50 kursi, empat parpol koalisi memiliki kursi yang signifikan, yaitu  PDIP mendapat 15 kursi, PKB 5, Gerindra 5, dan PKS 5 kursi.
Keempat partai politik itu yang mengusung Gus Ipul-Puti Guntur Soekarno. “Melihat kinerja mesin parpol, saya yakin di Kota Surabaya akan mendulang banyak suara dukungan,” kata Gus Ipul.
Ketua DPC PDIP Kota Surabaya Whisnu Sakti Buana mengatakan, jajaran partainya telah bekerja keras di bawah. Mereka ke luar masuk kampung, mengetuk pintu dari rumah ke rumah. “Setiap hari kami bawa nama Gus Ipul-Mbak Puti kepada warga masyarakat. Kami perkenalkan program-programnya. Kami bersyukur, sambutan masyarakat sangat baik,” kata Whisnu pada media.
Program yang tidak henti-hentinya disampaikan PDIP pada warga masyarakat adalah pendidikan gratis untuk SMA/SMK Negeri. Sebelum tahun 2017, ketika urusan itu dikelola Pemkot Surabaya, biaya pendidikan SMA/SMK Negeri digratiskan melalui kekuatan APBD Kota Surabaya.
Tahun anggaran 2017, pengelolaan SMA/SMK diambil-alih oleh Pemprov Jawa Timur. Peralihan pengelolaan ini diikuti penerapan kebijakan pendidikan berbayar. “Masyarakat gembira dengan program Gus Ipul-Mbak Puti. Mereka melihat, Pilkada Jawa Timur sebagai momentum perubahan kebijakan untuk  pendidikan SMA/SMK,” kata Whisnu Sakti Buana. (*/rud)

HUT PDIP: Artis Jatim Via Vallen menghibur warga Kota Surabaya, yang mengikuti jalan sehat di Gelora 10 Nopember Tambaksari, Minggu pagi. Jalan sehat dihadiri Calon Gubernur Saifullah Yusuf.

HUT PDIP: Artis Jatim Via Vallen menghibur warga Kota Surabaya, yang mengikuti jalan sehat di Gelora 10 Nopember Tambaksari, Minggu pagi. Jalan sehat dihadiri Calon Gubernur Saifullah Yusuf. (istimewa)

(sb/jpg/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia