Jumat, 24 Jan 2020
radarsurabaya
icon featured
Sidoarjo

SIP Mati, Diminta Tidak Buka Praktik

07 April 2018, 16: 34: 00 WIB | editor : Lambertus Hurek

SIP Mati, Diminta Tidak Buka Praktik

Di Sidoarjo ternyata masih ditemukan ada Surat Izin Praktik (SIP) bagi profesi tenaga kesehatan yang kedaluwarsa. Artinya, ada tenaga kesehatan sebetulnya memiliki SIP namun sudah mati. Masalahnya mereka belum atau tidak melakukan perpanjangan, namun praktiknya tetap buka.

Mengkhawatirkan terjadinya malpraktik, Dinas Kesehatan (Dinkes) Sidoarjo melakukan langkah antisipasi. Dinkes mengumpulkan tenaga kesehatan di Kota Delta, terutama yang bekerja di puskesmas. 

Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan Dinkes Sidoarjo Ida Ernani, pihaknya mengingatkan Puskesmas untuk mengecek SIP masing-masing tenaga kesehatan yang bekerja di lingkungannya. “Jika tidak mempunyai SIP atau punya tapi sudah tidak berlaku, diminta untuk tidak buka praktik. Kalau nekat bisa dilaporkan," katanya.

Selain itu, Puskesmas juga diminta untuk mengingatkan tenaga kesehatan tersebut untuk segera mengurus perpanjangan atau penerbitan SIP. Menurut Ida Ernani, caranya tidak sulit dan tidak membutuhkan waktu yang lama. “Cepat kok, hanya 14 hari," imbuhnya.

Ida mengatakan, hingga kini di wilayah Sidoarjo masih ditemukan masalah terkait legalitas tenaga kesehatan. Dia bahkan sempat menjumpai ada papan praktik yang tertulis tahun 2011, tetapi hingga tahun ini belum diganti.

Dia juga mendapat laporan, ada tenaga kesehatan yang berpraktik menolong kelahiran bayi, tetapi sarana melahirkan yang ada tidak memadai. Kondisi-kondisi seperti ini harus diperhatikan. Sebab higienitas dan kelengkapan sarana harus dimiliki oleh masing-masing tenaga kesehatan. (nis/jee) 

(sb/nis/rek/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia