Rabu, 21 Aug 2019
radarsurabaya
icon featured
Sidoarjo

13 Ribu Orang Belum Rekam e-KTP

07 April 2018, 15: 41: 10 WIB | editor : Lambertus Hurek

Perekaman data KTP elektronik di Sidoarjo.

Perekaman data KTP elektronik di Sidoarjo. (DOK)

Share this      

Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jatim kurang dua bulan lagi. Tetapi hingga saat ini ada sekitar 13 ribu orang pemilih yang belum melakukan perekaman data e-KTP. Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) terus menggenjot dengan melakukan upaya jemput bola.

Kepala Dispendukcapil Sidoarjo Medi Yulianto mengatakan, saat ini total wajib KTP ada sebanyak 1,3 juta jiwa. Namun yang sudah melakukan perekaman baru sekitar 97 persen. “Sisanya dikebut dengan upaya jemput bola di kecamatan dan desa setiap pekan,” ungkapnya.

Medi menjelaskan, sebenarnya tidak ada kendala khusus yang membuat perekaman e-KTP tidak kunjung tuntas. Hanya saja banyak masyarakat yang tidak sempat melakukan perekaman karena memiliki kesibukan sendiri-sendiri. “Untuk itu kami yang datang lebih dekat ke masyarakat,” katanya.

Ditambah lagi dengan penambahan masyarakat setiap harinya, baik itu pemilih pemula maupun yang pindah datang dari daerah lain yang belum melakukan perekaman. Hal itu kemudian menambah daftar pemilih yang belum rekam e-KTP. Dalam satu bulan jumlahnya mencapai sekitar 500 orang.

Untuk itu, upaya jemput bola terus dilakukan oleh Dispendukcapil. Tidak hanya di hari kerja namun juga pada akhir pekan. Hari ini misalnya, Dispendukcapil ke Kecamatan Balongbendo. Upaya yang sama juga dkan dilanjutkan ke Kecamatan Krian pada 10 April mendatang. Dengan begitu diharapkan pada Pilgub nanti masyarakat bisa menggunakan hak pilihnya.

Meski masih kurang 13 ribu masyarakat yang belum rekam e-KTP, Medi memastikan pihaknya mampu menyelesaikan sebelum Pilgub pada Juni mendatang. "Bulan depan harus sudah selesai minimal 99 persen,” pungkasnya. (nis/jee) 

(sb/nis/rek/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia