Jumat, 06 Dec 2019
radarsurabaya
icon featured
Hukum & Kriminal Sidoarjo

Polisi Lacak Jaringan Pengedar Ganja

01 April 2018, 20: 04: 37 WIB | editor : Lambertus Hurek

Tersangka pengendar ganja diamankan polisi.

Tersangka pengendar ganja diamankan polisi. (DOK)

Share this      

Polresta Sidoarjo terus menyelidiki jaringan pengiriman ganja melalui ekspedisi di Jalan Raya Juanda dengan barang bukti 10 bata atau setara 8,5 kilogram. Dalam penggagalan pengiriman daun kering asal Medan ini, Satresnarkoba Polresta Sidoarjo telah menangkap satu tersangka berinisial IB, warga Kecamatan Candi.
Kini tersangka ditahan. Ia juga sedang dimintai keterangannya terkait asal ganja itu asalnya dari mana. Selain itu, polisi juga sedang melacak jaringan peredaran yang lain.
Kapolresta Sidoarjo kombes Pol Himawan Bayu Aji mengatakan, pihaknya masih menyelidiki pengirim barang tersebut yang diketahui dipaketkan dari Medan. Hasil penyelidikan tersebut diketahui jika ganja tersebut dikirim dari Medan oleh seseorang berinisil L yang saat ini masih dalam penyelidikan.
“Untuk mengetahui jaringan ganja ini, kami masih menyelidiki pengirim ganjanya,” jelasnya.
Pihak kepolisian juga masih mengorek keterangan dari pihak ekspedisi yang mengirimkan paketan itu. “Namun ekspedisi tidak tahu menahu jika barang tersebut berisi ganja,” terangnya.
Seperti diketahui,  ganja ini ditaruh dalam sebuah kardus coklat. Kardus ini dikirim melalui ekspedisi dan diterbangkan dengan pesawat Lion Air dengan tujuan Surabaya. Dalam kardus tersebut diketahui 10 bata ganja dengan kemasan berlakban dan berbentuk menyerupai kapsul.
Sementara itu, Kasatresnarkoba Polresta Sidoarjo Kompol Sugeng Purwanto menuturkan, pihaknya sudah meminta keterangan dari pihak ekspedisi dan mereka memang tidak tahu menahu isi paketan tersebut. Mereka menganggapnya aman jika memang sudah dikirim melalui pesawat. Alasannya, setiap barang bawaan penumpang harus melalui pemeriksaan dari petugas keamanan bandara ataupun  pengamanan lain di bandara setempat.
Dengan  lolosnya barang ini  hingga sampai ke Surabaya menjadi pertanyaan tersendiri. “Mungkin pengamanan di bandara sana kurang ketat hingga ganja ini lolos pemeriksaan,” jelasnya. (gun/jee)

(sb/gun/rek/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia