Senin, 14 Oct 2019
radarsurabaya
icon featured
Surabaya

Pengguna Jalan Masih Bingung Uji Coba Jembatan Ujung Galuh

28 Maret 2018, 16: 33: 47 WIB | editor : Wijayanto

MULAI DICOBA: Sejumlah pengendara melintas saat uji pengoperasian Jembatan Ujung Galuh di kawasan Ngagel, Selasa (27/3). Saat ujicoba tak sedikit dari para pengguna jalan yang salah jalur.

MULAI DICOBA: Sejumlah pengendara melintas saat uji pengoperasian Jembatan Ujung Galuh di kawasan Ngagel, Selasa (27/3). Saat ujicoba tak sedikit dari para pengguna jalan yang salah jalur. (SURYANTO/RADAR SURABAYA)

Share this      

SURABAYA - Jembatan Ujung Galuh akhirnya dibuka untuk umum dengan dilakukan uji coba, Selasa (27/3). Rekayasa lalu lintas dilakukan agar jembatan yang berada di kawasan Jalan Bengawan itu bisa optimal digunakan.
Dari pengamatan Radar Surabaya di lokasi, para petugas dari Satlantas Polrestabes Surabaya dan Dinas Perhubungan (Dishub) Surabaya sudah stand by di sejumlah titik jalan menuju jembatan Ujung Galuh. Beberapa pengedara yang melintas di kawasan tersebut langsung diarahkan di sejumlah jalan yang sudah direkayasa.
Beberapa separator yang diletakkan di beberapa ruas jalan juga membantu rambu-rambu jalan yang selesai dipasang pada Senin (26/3) malam. Beberapa pengguna motor maupun mobil juga terlihat bingung dan penasaran melewati jembatan dari anggaran corporate social responsibilty (CSR) tersebut. “Jalannya harus lambat karena masih bingung,” ujar salah satu pengendara motor, Fajar.
Kepala Dishub Surabaya Irvan Wahyu Drajat mengatakan, rekayasa lalu lintas menuju jembatan Ujung Galuh masih tahap pertama. Yakni, hanya dibuka satu arah saja dari barat ke timur. Kendaraan dari arah Jalan Bengawan menuju Jalan Ngagel tidak perlu melewati jembatan BAT dan langsung  lewat jembatan Galuh menuju Carrefour. “Untuk sementara rekayasa dilakukan satu tahap,” kata dia.
Dia mengungkapkan, rekayasa tersebut akan dievaluasi selama seminggu. Dalam jangka waktu tersebut nantinya petugas juga akan memantau efektivast dari traffic light yang dibuat. Termasuk lamanya lampu berhenti dan menyala hijau. “Masih kita evaluasi agar saat peresmian bisa langsung siap,” ujar dia.
Menurutnya, dalam proses uji coba itu berbagai masukan dan saran akan ditampung. Tujuannya, agar kelancaran jalan bisa terus terjadi saat jembatan Ujung Galuh difungsikan. Uji coba tersebut diharapkan maksimal dan dipahami oleh pengguna jalan. “Petugas akan stand by untuk mengarahkan pengguna jalan agar tidak melanggar rambu,” pungkasnya. (vga/hen)

(sb/vga/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia