Senin, 20 Aug 2018
radarsurabaya
icon featured
Features Surabaya

PT MS Konsisten Bantu Penderita Kanker

Senin, 19 Mar 2018 22:34 | editor : Abdul Rozack

PEDULI KANKER : Pustita Dewi Prijadi (tiga dari kanan) menyerahkan bantuan untuk renovasi rumah singgah di YKI yang diterima Gardjati Heru Tjahjono Se

PEDULI KANKER : Pustita Dewi Prijadi (tiga dari kanan) menyerahkan bantuan untuk renovasi rumah singgah di YKI yang diterima Gardjati Heru Tjahjono Sekretaris 3 YKI Jatim. (SUYADI/RADAR SURABAYA)

SURABAYA – PT Matahari Sakti (PT MS) kembali menyalurkan bantuan kepada penderita kanker yang dikemas dalam Bakti Sosial (Baksos). Kali ini  bersama Lions Clubs Surabaya Shining (LCS Shining). 

Agenda ini berlangsung  di dua tempat yaitu Yayasan Kanker Indonesia (YKI) Jawa Timur dan  Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr Soetomo Surabaya, pada Jumat, (16/3). Di YKI menyalurkan donasi untuk renovasi gedung dan  memberi tali asih kepada penghuni YKI yang menjalani rawat jalan di RSUD dr Sutomo. 

Tidak hanya, itu juga diserahkan bantuan perlengkapan untuk keperluan sehari-hari pasien dan keluarganya. Usai di YKI kemudian berlanjut ke ruang inap anak (irna) penderita Kanker di RSUD dr Sutomo. 

Di sini anggota dari LCS Shining  dan PT MS memberi bingkisan dan tali asih kepada 161 pasien Kanker yang sedang menjalani rawat inap. Sebelum melakukan kunjungan ke ruang Irna rombongan LCS Shining dan PT MS diterima oleh dr Hendriawan dan Tri Wahyu serta Ogrosena.  

Hendriawan, Wakil Direktur RSUD dr Sutomo mengucapkan terima kasih atas kunjungan sekaligus perhatiannya kepada penderita kanker yang sedang menjalani perawatan.

Bukan kali ini saja PT MS melakukan hal serupa. Pada tahun lalu PT MS telah menyumbang Taman Kirana yang peresmiannya  dilakukan oleh   Nina Sukarwo, istri Gubernur Jawa Timur. Hendrian mengapresiasi keberadaan Taman Kirana ini. Menurutnya setelah ada Taman Kirana ini suasana menjadi berbeda.  Dan sangat bermanfaat bagi penderita dan keluarga pasien. 

“Rumah Sakit semakin bersih,” kata Hendrian. 

Dalam kesempatan ini Hendrian menyampaikan keinginan kepada PT MS untuk menjadi orang tua asuh bagi pasien RSUD dr Sutomo. Ia menjelaskan di sini hampir semua pasien menggunakan fasilitas BPJS, tetapi melihat kondisi sekarang  ada pasien yang tidak mampu membayar iurannya.  

“Menjadi bapak/ibu asuh lebih mengena. Karena masih banyak yang tidak mampu membayar iuran,” kata Hendrian

Sementara itu Tri Wahyu, Kepala Pelayanan Bidang Medik   mengatakan kehadiran pihak ketiga di RSUD dr Sutomo sangat diperlukan. Ia mencontoh ada sumbangan sepatu sebannyak satu container  untuk penderita kaki pengkor dari luar negeri, tetapi hingga sekarang belum bisa masuk ke RSUD dr Sutomo.Karena terganjal aturan  yang  yang menyatakan sumbangan tidak boleh diterima langsung oleh RSUD dr Sutomo harus melalui pihak ketiga.. 

Permasalah ini pernah disampaikan ke Rotari Club. Pihak Rotari mensyaratkan untuk mendata semua pasien yang akan menerima sumbangan lengkap nama dan kartu keluarganya. Hal ini dilakukan untuk menghindari penyelewengan. Persyaratan ini yang tidak sanggup dipenuhi pihak rumah sakit karena yang berobat di RSUD dr Sutomo tidak hanya orang Surabaya saja tetapi Jawa Timur dan Indonesia Timur. 

“Ini yang kami tidak sanggup. Kalau Rotari tidak sanggup mestinya Lions Club bisa,” kata Tri.

Di sela Baksos Puspita Dewi Prijadi, Presiden Direktur PT MS mengatakan kami akan terus mengulurkan bantuan  untuk penderita kanker. Penderita kanker butuh dukungan  baik sebelum dan sesudah operasi. Bukan hanya materiil tetapi juga sentuhan dan juga pendampingan  secara psikologis bagi penderita stadium lanjut. (yad/rud).    

(sb/jpg/jek/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia