Kamis, 23 Jan 2020
radarsurabaya
icon featured
Sidoarjo

Tiga Desa di Gedangan Diterjang Puting Beliung

19 Maret 2018, 16: 55: 42 WIB | editor : Lambertus Hurek

Bangunan yang rusak akibat angin puting beliung di Gedangan.

Bangunan yang rusak akibat angin puting beliung di Gedangan. (annisa firdausi/radar sidoarjo)

Share this      

Angin puting beliung kembali melanda Sidoarjo,  Minggu (18/3). Kali ini ada tiga desa yang diterjang, yakni Desa Semambung, Kecamatan Gedangan, serta Desa Pabean, dan Sedati Gede, Kecamatan Sedati. Akibatnya puluhan rumah warga rusak, terutama pada bagian atap.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sidoarjo Dwidjo Prawito mengatakan, angin puting beliung menerjang tiga desa tersebut pada pukul 14.30. Diawali mendung gelap, tiba-tiba angin kencang bertiup. “Terjangan angin tersebut berlangsung sekitar 15 menit,” katanya.
Dia melanjutkan, di Desa Semambung ada empat lokasi yang diterjang angin kencang ini. Yaitu RT 14 dan RT 15, RW 4, serta RT 17 dan RT 18 RW 5. Totalnya ada 20 rumah, 1 musala, dan 1 pos yang rusak. “Rata-rata kerusakan di atap atau genting lepas tersapu angin," tambahnya.
Sedangkan di Desa Pabean, Kecamatan Sedati angin menerjang di Dusun Payan. Ada lima lokasi yang diporak-porandakan angin. Yaitu RT 1, dan RT 14 RW 5, RT 51 dan RT 52 RW 16, serta RT 15 RW 6. Dari lima lokasi tersebut ada 25 rumah yang mengalami kerusakan. Bahkan satu warganya yang bernama Nunik mengalami luka ringan dan harus mendapat perawatan medis.
Di Desa Sedati Gede, ada 29 rumah warga yang juga diterjang angin puting beliung. Kemungkinan akan bertambah karena pendataan masih terus dilakukan.
Dwidjo menyebutkan, pihaknya langsung turun ke lapangan setelah mendapatkan laporan adanya puting beliung. Tim BPBD melakukan kajian dan pendataan cepat di lapangan. Selain itu juga langsung memberikan bantuan berupa terpal untuk masyarakat yang menjadi korban.
Setelah proses pendataan, warga dibantu oleh tim BPBD langsung memasang terpal di atap masing-masing rumah. Bantuan yang diberikan ini merupakan tahap awal. Selanjutnya pihaknya akan melanjutkan pendataan untuk mengklasifikasikan jenis kerusakan.
Sementara itu, pada awal tahun ini Kota Delta sudah dua kali diterjang angin puting beliung. Sebelumnya pada Februari angin kencang juga menerjang Desa Ngingas, Kecamatan Waru. Akibatnya 38 rumah rusak ringan.
Dwidjo mengaku potensi angin puting beliung di Sidoarjo maish cukup besar. "Masyarakat harus tetap waspada," pungkasnya. (nis/jee)

(sb/nis/rek/JPR)

 TOP
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia