Senin, 20 Aug 2018
radarsurabaya
icon featured
Surabaya

Belum Ideal, Jalan Provinsi Segera Dilebarkan

Selasa, 13 Feb 2018 13:31 | editor : Wijayanto

IDEAL: Kawasan frontage road Jalan A Yani yang masuk jalan provinsi.

IDEAL: Kawasan frontage road Jalan A Yani yang masuk jalan provinsi.

SURABAYA - Pemprov Jatim berencana melakukan pelebaran jalan di Jatim. Diantara 27 ruas jalan yang bakal dilebarkan, salah satunya Jalan Pahlawan Sidoarjo, Sepanjang-Taman dan Batas Surabaya-Driyorejo-Legundi.
Kepala Dinas PU Bina Marga Jatim Gatot Sulistyo Hadi mengatakan, dari 27 ruas jalan tersebut ada yang direkonstruksi dan ada juga yang dilebarkan. Namun, diakuinya, dalam program penanganan jaringan jalan provinsi prioritas utama yakni pelebaran jalan. ”Kami targetkan, dalam waktu dekat sudah bisa start. Sebab, rata-rata lebar jalur itu di masih di bawah enam meter,” ujar Gatot, Senin (12/2).
Dia melanjutkan, saat ini masih dalam fase persiapan proyek dan masih proses. Gatot menyebutkan, setidaknya April nanti sudah mulai dikerjakan. Jika nantinya pengerjaan tepat pada bulan empat, menurut hitungannya, seluruh pelebaran jalan selesai November 2018.
Saat ini, total panjang jalan provinsi mencapai 1.421 kilometer. Dari jumlah itu, sampai saat ini yang sudah memiliki lebar ideal (di atas enam meter) baru mencapai 840 kilometer. Data dari PU Bina Marga, ruas jalan yang akan direkonstruksi dan diperluas di antaranya adalah di jalur batas Surabaya-Driyorejo-Legundi-Mojokerto sepanjang 1,6 kilometer. Kemudian Sepanjang-Taman (Sidoarjo) 560 meter, serta Jalan Pahlawan (Sidoarjo) 500 meter. Lalu Jajag-Simpanglima-Pasanggaran sepanjang 5.500 meter, atau di jalur perbatasan Batu-Kediri dan jalan akses Bojonegoro-Pajeng (Nganjuk) masing-masing 4 kilometer.
Namun, ada juga ruas yang pelebarannya tetap di angka enam meter. Terutama di jalur provinsi Ponorogo-Pacitan. Kenapa, karena penyebabnya, kondisi geografis di jalan itu tak memungkinkan dilebarkan.
"Jalur di sana sudah mepet dengan tebing-tebing. Jika dipaksakan untuk pelebaran, dikhawatirkan malah membahayakan,” sebutnya.
Berdasarkan program penanganan jaringan jalan provinsi yang sudah disusun, total dana yang disiapkan sebesar Rp 353,6 miliar. Dengan dana sebesar itu, panjang jalan yang bisa digarap mencapai 63 kilometer. (bae/nur)

(sb/bae/jay/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia