Sabtu, 15 Dec 2018
radarsurabaya
icon featured
Hukum & Kriminal Surabaya

Nekat Berjudi di Rumah Dinas, Dua Oknum TNI AL Digerebek

13 Februari 2018, 12: 44: 07 WIB | editor : Abdul Rozack

MALU: Empat pelaku judi dikawal anggota Pomal Lan- tamal V (berdiri kiri dan kanan) usai digerebek di Rumah Dinas (Rumdis) TNI AL, Minggu (11/2) malam

MALU: Empat pelaku judi dikawal anggota Pomal Lan- tamal V (berdiri kiri dan kanan) usai digerebek di Rumah Dinas (Rumdis) TNI AL, Minggu (11/2) malam. (istimewa)

SURABAYA - Polisi Militer Pangkalan Utama TNI AL (Pomal Lantamal) V bekerjasama dengan Intel Lantamal V menggerebek dua oknum TNI Al dan dua warga sipil. Mereka diketahui sedang melakukan praktik perjudian di Rumah Dinas (Rumdis) TNI AL,  Minggu (11/2) malam.

Dari data yang berhasil dihimpun, pengungkapan kasus perjudian ini berawal dari informasi intelijen tentang praktek perjudian di Rumdis TNI AL Wonosari Blok D. Praktek perjudian itu, selama ini dirasa meresahkan masyarakat sekitar.

Dari informasi tersebut, akhirnya tim dari Pomal Lantamal V dan Intel Lantamal V bergerak ke Tempat Kejadian Perkara (TKP). Dan pada Minggu sore sekitar pukul 16.10 WIB petugas berhasil mengamankan dua orang oknum  TNI AL atas nama Sertu W dan Pelda M. Tak hanya itu dua orang sipil lainnya atas nama J dan B yang sedang melakukan kegiatan berjudi dalam rumah dinas RSS Wonosari Blok D juga turut diciduk.

Komandan Polisi Militer Angkatan Laut (Danpomal) Lantamal V Kolonel Laut (PM) Khoirul Fu'ad menegaskan bahwa Pomal dan Intel Lantamal V,  tidak segan-segan untuk menindak tegas pelanggaran untuk mencapai Zero Crime di TNI AL. 

“Penggerebekan dan penangkapan praktek judi ini merupakan upaya dalam mendukung pelaksanaan Operasi Gaktib dan Yustisi 2018,” kata Kolonel Laut (PM) Khoirul Fu'ad.

Untuk rumdin yang dipakai berjudi, diketahui merupakan rumdin dari salah satu tersangka bernama Sertu W.  Para pelaku judi ini tidak bisa mengelak saat digerebek karena tertangkap basah melakukan praktek judi. Dari operasi tersebut, di sita pula beberapa barang bukti berupa sejumlah uang,  kartu dan barang bukti lainnya.

Saat ini kedua orang tersangka oknum TNI AL telah ditahan di Pomal Lantamal V untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya. Selanjutnya kedua oknum tersebut akan diproses sesuai aturan dan hukum yang berlaku untuk memberikan efek jera kepada yang lain. Sedangkan untuk dua orang tersangka sipil lainnya, diserahkan ke pihak kepolisian untuk proses lebih lanjut. (yua/rud)

(sb/yua/jek/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia