Senin, 18 Nov 2019
radarsurabaya
icon featured
Sidoarjo

Volume Sampah Cukup untuk PLTSa

10 Februari 2018, 04: 15: 59 WIB | editor : Lambertus Hurek

Tumpukan sampah di TPA Jabon bisa diproses menjadi PLTSa.

Tumpukan sampah di TPA Jabon bisa diproses menjadi PLTSa. (DOK)

Share this      

Rencana pembangunan proyek Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) di kawasan TPA Jabon dengan nilai investasi sekitar Rp 1,3 triliun terus dimatangkan Pemkab Sidoarjo. Salah satu upaya tersebut yakni bekerja sama dengan China Everbright International Ltd (Everbright International), perusahaan yang bergerak di bidang industri perlindungan lingkungan berbasis di Hongkong.
“Kita sudah bertemu dengan investornya yang akan membangun PLTSa di Sidoarjo, dan kita akan wujudkan PLTSa ini,” ujar Bupati Sidoarjo Saiful Ilah usai menghadiri sebuah acara di Kecamatan Waru, Jumat (9/2).
Pria yang akrab disapa Abah Ipul ini mengatakan volume sampah di Sidoarjo ini, cukup untuk membuat tenaga listrik di PLTSa itu. “Kalau tiap jiwa menyumbangkan 1/2 kilogram sampah tiap hari, maka 1 ton sampah bisa terpenuhi untuk PLTSa,” lanjutnya.
Abah Ipul juga menegaskan, pembangunan PLTSa ini sepenuhnya dibiayai oleh Everbright International Ltd dengan skema build operate and transfer (BOT) selama 30 tahun. "Jadi, setelah 30 tahun, PLTSa ini akan menjadi milik Pemkab Sidoarjo," jelasnya.
Menurutnya lahan yang akan dibangun  di samping TPA Jabon. Dengan luas 10 hektare ini, akan mampu membakar habis 1.200 ton sampah per hari. “Melalui PLTSa ini, sampah yang masuk melalui proses pembakaran di mesin insinerator. Lalu uapnya akan menggerakkan turbin dan generator sehingga menjadi listrik. Sedangkan sisa pembakarannya akan diolah lagi menjadi paving block,” pungkasnya. (mus/jee)

(sb/nis/rek/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia