Rabu, 24 Jul 2019
radarsurabaya
icon featured
Hukum & Kriminal Sidoarjo

Maling Tepergok saat Membawa TV

10 Februari 2018, 04: 10: 59 WIB | editor : Lambertus Hurek

DITINGGAL KABUR: Tersangka Marsui yang kini diamankan di Polsek Sidoarjo. Ia ditangkap setelah saat mencuri di Perumahan Pondok Mutiara, sedangkan dua temannya melarikan diri.

DITINGGAL KABUR: Tersangka Marsui yang kini diamankan di Polsek Sidoarjo. Ia ditangkap setelah saat mencuri di Perumahan Pondok Mutiara, sedangkan dua temannya melarikan diri. (GUNTUR IRIANTO/RADAR SIDOARJO)

Share this      

Spesialis pencurian rumah kosong ditahan di Polsek Sidoarjo, Kamis (8/2) sekitar pukul 18.10. Dia adalah Marsui, 38, warga Camplong, Sampang, Madura yang kos di Berbek III Kelurahan Berbek, Waru.
Ia ditangkap setelah tepergok satpam ketika membawa TV 21 inch di Perumahan Pondok Mutiara Blok G, Kelurahan Jati, Kecamatan Sidoarjo. Sebelumnya ia telah membobol rumah milik Sri Susilowati, salah satu warga perumahan setempat.
Kejadian tersebut bermula ketika dua satpam perumahan setempat, Supendi dan Subhan, sedang berpatroli di sekitar lokasi rumah Sri Susilowati yang selama ini kosong. Keduanya melihat ada seseorang dengan gelagat mencurigakan berada di depan rumah korban menunggu seseorang.
Mengetahui rumah korban selama ini kosong, mereka pun curiga dan menghampiri orang tersebut. “Saat didatangi, ia malah lari dengan membawa dua TV,” kata Kanitreskrim Polsek Sidoarjo Ipda Sukarno, Jumat (9/2).
Satpam tersebut tidak lantas mengejar tersangka. Keduanya memeriksa ke dalam rumah korban karena ia curiga ada satu tersangka lagi yang berada di rumah tersebut. Benar saja, saat itu mereka menjumpai Marsui yang kebetulan keluar membawa televisi 21 inch milik korban. Rupanya ia tidak tahu jika temannya sudah tepergok dan melarikan diri. Satpam pun menangkapnya dan melaporkannya ke Polsek Sidoarjo.
Korban Sri Susilowati kemudian dikabari bahwa rumahnya kemalingan. Pemilik rumah lantas datang dan memeriksa kunci pagar telah dirusak, garasi dibuka paksa dan tiga TV-nya hilang. “Tiga TV berada di ruang tengah, kamar belakang, dan kamar depan raib,” katanya.
Dari keterangan tersangka pada polisi, ia baru sekali melakukan pencurian tersebut. Ia hanya diajak temannya yang kabur saat terpergok petugas keamanan tersebut. Ia juga tidak tahu kemana barang tersebut akan dijual. Rencananya uang hasil pencurian itu akan dibagi rata.
“Kami masih mencari teman tersangka. Dari keterangan tersangka Marsui, mereka yang melarikan diri itu adalah otak pencurian,” tambah Ipda Sukarno. (gun/jee)

(sb/gun/rek/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia