Jumat, 24 Jan 2020
radarsurabaya
icon featured
Hukum & Kriminal Sidoarjo

Sangkar Jatuh, Gagal Curi Burung di Sumokali Candi

09 Februari 2018, 04: 00: 59 WIB | editor : Lambertus Hurek

APES: Tersangka Ikhiyak Ulanam alias Yayak.

APES: Tersangka Ikhiyak Ulanam alias Yayak. (ist)

Share this      

Tergiur harga jual yang mahal, Ikhiyak Ulanam alias Yayak, nekat mencuri burung kicauan. Warga Desa Gempolsari, Kecamatan Tanggulangin, itu menggondol love bird di rumah Dian Firdaus, 41, warga Dusun Nyamplung, Desa Sumokali, Kecamatan Candi, Rabu (7/2) pukul 18.15.

 Aksi tersangka Yayak ternyata tepergok korban. Ia pun diringkus warga tak jauh dari rumah korban. Setelah itu, tersangka Ikhiyak Ulanam alias Yayak diamankan anggota Polsek Candi yang sedang patroli.

Kanitreskrim Polsek Candi Iptu Isbahar Buamona mengungkapkan, sekitar pukul 18.15, tersangka melihat kondisi di sekitar rumah korban sepi. Dia kemudian mengendarai sepeda motor Yamaha Jupiter nomor polisi W 3150 VL dan berhenti di depan rumah korban. Setelah dipastikan aman, masuklah dia ke halaman rumah korban. Langsung menuju ke sangkar berisi burung love bird.

"Nah, saat mengambil itu, ia dipergoki anak korban. Namun, tersangka berkelit hendak mencari korban. Sang anak bilang kalau sang ayah tidak ada, kemudian ditinggal masuk rumah," katanya.

 Setelah anak korban masuk rumah, tersangka dengan leluasa mengambil sangkar beserta burung tersebut. Namun, skenarionya ternyata tidak mulus. Saat menurunkan sangkar, tiba-tiba kurungan burung kicauan ini terjatuh. Suaranya yang keras membuat korban yang berada di dalam rumah keluar untuk melihat situasi. Si tersangka membawa lari burung itu.

"Korban mengejar dan meneriaki tersangka, sehingga bisa diringkus dengan bantuan warga," terangnya.

Saat penyidikan, tersangka Ikhiyak Ulanam alias Yayak mengaku nekat love bird karena butuh uang. Pria yang bekerja sebagai kuli ini diberitahu temannya, Amar, untuk mencuri love bird karena sudah ada calon pembeli. Saat ini harga love bird paling murah sekitar Rp 500 ribu.

"Tersangka mengaku diberitahu temannya bahwa banyak warga Dusun Nyamplung yang memelihara love bird," kata Iptu Isbahar. (gun/rek) 

(sb/gun/rek/JPR)

 TOP
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia