Jumat, 24 Jan 2020
radarsurabaya
icon featured
Surabaya

Antisipasi DBD, Puskesmas Wiyung Lakukan Fogging

26 Januari 2018, 18: 50: 59 WIB | editor : Abdul Rozack

PREVENTIF: Petugas dari Puskesmas Wiyung melakukan penyemprotan di pemukiman warga di sepanjang Jalan Mastrip, Kamis (25/1).

PREVENTIF: Petugas dari Puskesmas Wiyung melakukan penyemprotan di pemukiman warga di sepanjang Jalan Mastrip, Kamis (25/1). (Ginanjar Elyas Saputra/Radar Surabaya)

Share this      

SURABAYA–Penanganan cepat tanggap dilakukan oleh Puskesmas Wiyung saat mendapat keluhan warga mengenai adanya wabah demam berdarah dengue (DBD). Pihak puskesmas mendapat laporan ada dua orang warga yang terjangkit DBD.

Sepanjang tahun 2017 di Puskesmas Wiyung ada 24 orang terjangkit DBD di tiga kelurahan, diantaranya kelurahan Wiyung, Babatan, dan Jajar Tunggal. Rata-rata yang terjangkit DBD rentang umur dibawah 60 tahun, sebagian besar dialami anak-anak. Akhirnya pihak Puskesmas Wiyung melakukan fogging di pemukiman sepanjang pinggiran Jalan Mastrip, Jajar Tunggal, Wiyung, Kamis (25/1). Lokasi itu dipilih karena ditemukan dua orang yang terjangkit DBD.

Petugas penanganan memberantas nyamuk demam berdarah Puskesmas Wiyung Dwi menuturkan, awal tahun ini ia menangani sejak dini setelah adanya laporan bahwa warganya terjangkit DBD. “Yang terkena DBD masih dua orang, semoga tidak bertambah”, jelas Dwi.

Sebelum penyemprotan, pihak Puskesmas Wiyung melakukan penyelidikan epidemiologi (PE) untuk memastikan adanya nyamuk demam berdarah. Dan ternyata terdapat jentik nyamuk yang berkembang di daerah tersebut.

”Sebelumnya kami juga mengadakan penyuluhan mengenai DBD,” imbuh Dwi. (gin/nur)

(sb/jpg/jek/JPR)

 TOP
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia