Minggu, 08 Dec 2019
radarsurabaya
icon featured
Lifestyle Gresik
Sekolah Multietnis Setia Budhi Gresik

Beri Pendidikan Karakter, Perkuat Toleransi

26 Januari 2018, 10: 37: 25 WIB | editor : Aries Wahyudianto

Berbagai siswa dengan latar belakang etnis dan gama yang berbeda saat mengikuti perayaan Natal Bersama TK-SD Setia Budhi Gresik, kemarin.

TOLERANSI: Berbagai siswa dengan latar belakang etnis dan gama yang berbeda saat mengikuti perayaan Natal Bersama TK-SD Setia Budhi Gresik, kemarin. (Esti/Radar Gresik)

Share this      

Sebagai sekolah dengan berbagai latar belakang, Sekolah TK dan SD Setia Budhi memperkuat pendidikan karakter siswanya. Penguatan rasa toleransi diwujudkan dalam sejumnlah kegiatan. Ragam etnis, budaya, agama saling menghormati satu sama lain.

ESTI SEPTIANI

Wartawan Radar Gresik

SEPERTI yang dilakukan para siswa saat mengikuti perayaan Natal Bersama di sekolah Setia Budhi Kamis (25/1), kemarin. Siswa dengan berbagai agama, mulai Kristen, Katholik, Budha Hinud hingga Islam. Juga ada siswa dengan ragam suku mulai Jawa, Batak, Madura, Manado, Ambon hingga Nias.

Layaknya perayaan Natal pada umumnya, mereka menyanyikan lagu suka cita, tarian hingga doa bersama dilakukan. Bahkan pada penutup, natal bersama ini para siswa mengenakan baju khas suku mereka, hingga busana agama mereka.

Perayaan natal bersama tahun ini bertemakan Hendaklan Damai Sejahtera Kristus Memerintah Dalam Hatimu. Siswa multietnis ini memberikan selamat kepada siswa yang merayakan natal. “Jadi di setiap perayaan pada setiap agama, kami rayakan bersama. Begitupula pada perayaan budaya dari berbagai etnispun kita rayakan bersama. Sehingga para siswa bisa mengenal berbagai macam agama, suku, hingga budaya yang berbeda,” terang Tri Deasy, Ketua Panitia Perayaan Natal TK-SD Setia Budhi.

Wali murid siswa kelas 1 ini mengaku, keberagaman di Setia Budhi memang memberi keunikan tersendiri. Sehingga, saat perayaan agama lainpun semuanya turut ikut bersukacita, seperti kegiatan Maulid Nabi di agama Islam, perayaan Imlek, dan berbagai perayaan di agama lainnya serta etnis lainnya. “Para siswa sudah bisa menanamkan toleransi semenjak kecil dan saling menghormati temannya yang berbeda latar belakang,” paparnya.

Di tempat yang sama Kepala SD Setia Budhi Muhammad Bakir megungkapkan, di sekolahnya terdapat siswa yang beragama Islam, Kristen, Katolik, Hindu dan Budha. Dalam pembelajaran agamanya, menyediakan 5 kelas untuk masing-masing agama.

Diakui, dia selalu mengedepankan pendidikan karakter anak. Berinteraksi langsung dengan teman-teman yang memiliki etnis dan agam berbeda, membuat anak belajar langsung dan dengan sendirinya menumbuhkan rasa toleransi yang kuat. “Secara tidak langsung, anak-anak juga dikenalkan dengan berbagai budaya di Indonesia,” jelasnya.

Sekolah multietnis ini pun mendapat pujian dari Kepala UPT Dinas Pendidikan Kecamatan Gresik Supriyadi. Ia merasa bangga, ada sekolah dengan multetnis yang bisa menjalankan kegiatan belajar mengajar dan mencipatakan suasana dengan pendidikan karakter dan toleransi yang kuat. “Terl;ebih dukungan para orangtuanya yang sangat besar dan berkomitmen,” imbuh dia. (*/ris)

(sb/est/ris/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia