Senin, 16 Sep 2019
radarsurabaya
icon featured
Features

Tingginya Gelombang Laut Bikin Harga Ikan di TPI Sedati Melambung

23 Januari 2018, 15: 30: 37 WIB | editor : Lambertus Hurek

MAHAL: Usman Hadi melayani pembeli di pasar Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Tambak Cemandi, Sedati, Minggu (21/1). Harga ikan laut melambung karena jumlah pasokan ikan dari nelayan yang berkurang.

MAHAL: Usman Hadi melayani pembeli di pasar Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Tambak Cemandi, Sedati, Minggu (21/1). Harga ikan laut melambung karena jumlah pasokan ikan dari nelayan yang berkurang. (SATRIA NUGRAHA/RADAR SIDOARJO)

Share this      

Tingginya gelombang laut di selat Madura membuat tangkapan ikan nelayan Sedati anjlok. Hal ini berimbas merosotnya omzet pedagang ikan di pasar Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Desa Gisik Cemandi. Membuat harga ikan pun melejit.  

SATRIA NUGRAHA

Wartawan Radar Sidoarjo

USMAN HADI, salah satu pedagang di TPI tampak sibuk melayani pembeli, Minggu (21/1) siang. Biasanya, setiap akhir pekan, pria 46 tahun dan puluhan pedagang lain di pasar ini banyak senyumnya karena tingginya keuntungan yang diraih. Tapi kali ini berbeda.

Sejak awal Januari lalu, saat gelombang air laut di perairan selat Madura meninggi. Hal ini yang mengikis senyuman mereka. Sebab gelombang tinggi telah membuat pasokan ikan dari nelayan ke pedagang menjadi berkurang.

"Biasanya, setiap akhir pekan saya bisa menjual ikan 1,2 kwintal per hari. Sekarang hanya dapat pasokan 70 kg,” ujar Usman.

Pria yang telah berjualan di TPI sejak tahun 1993 ini menuturkan, pasokan berkurang otomatis membuat keuntunganya pun merosot tajam. Saat pengunjung pasar ramai di Hari Sabtu dan Minggu, dia mengaku bisa membawa keuntungan bersih Rp 1,2 juta. Tetapi kini hanya RP 700 ribu. 

Berkurangnya pasokan ikan diamini pedagang lain, Siti Maisyaroh. “Biasanya meja saya ini penuh ikan, tetapi hari ini hanya separonya,” ujar perempuan yang telah 25 tahun berjualan ikan sambil menunjuk meja di depannya.  

Seretnya pasokan ikan ini telah membuat harga ikan naik. Dari harga biasanya, harga ikan naik antara Rp 5 ribu sampai Rp 20 ribu. Salmon lokal misalnya naik menjadi Rp 65 ribu dari harga sebelumnya Rp 46 ribu. Demikian juga dengan ikan sembilang yang kini berbanderol Rp 45 ribu. Ikan lain seperti baronang, kakak tua, dorang kipas juga bernasib serupa. 

Namun tingginya harga ikan tak menyurutkan pembeli yang terus berdatangan membeli ikan di Pasar TPI. Nurhasanah misalnya, warga Sawotratap Gedangan ini membeli 3 kilogram ikan sembilang. “Tiap Minggu saya ke sini. Nanti akan saya masak bumbu kuning,” ucapnya. (*/jee) 

(sb/sat/rek/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia