Kamis, 15 Nov 2018
radarsurabaya
icon featured
Ekonomi

Rel Ganda Solo-Jombang Mulai Dikerjakan, Jombang-Surabaya Masih Belum

DPRD Jatim Minta Palang Pintu Ditambah

Rabu, 27 Dec 2017 07:00 | editor : Abdul Rozack

Grafis Proyek Rel Ganda Jalur Selatan

Grafis Proyek Rel Ganda Jalur Selatan (Grafis: Fajar)

SURABAYA-Pemerintah terus merampungkan rel ganda di Selatan Jawa. Terbaru, progres jalur ini pemasangan bantalan rel sudah mulai terpasang di Solo-Jombang. Dari pantauan di lapangan, Madiun-Jombang pengerjaan fisik penyiapan lahan mulai dikerjakan. 

Manajer Humas PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop VIII Surabaya Gatut Sutyatmoko membenarkan bahwa sekarang ini memang sudah ada pengerjaan jalur kereta ganda dari Solo-Jombang. “Namun yang Jombang-Surabaya masih belum,”ujar Gatut saat dihubungi Radar Surabaya, Selasa (26/12).

Diakuinya, hingga saat ini dirinya belum mengetahui kapan proyek tersebut tersambung sampai Surabaya. Belum ada konfirmasi dari pemerintah pusat kapan rel ganda wilayah Selatan Jawa bisa sampai ke Surabaya yang diterimanya. Pastinya, pengerjaan rel ganda tersebut dilakukan secara multi years. 

Namun terlepas dari itu semua, Gatut optimistis dengan adanya rel ganda di Selatan Jawa ini bisa mempersingkat perjalanan kereta api. Disamping bisa menambah frekuensi perjalanan kereta api. “Kalau sekarang, sampai Jombang saja, saya rasa memang belum bisa menambah frekuensi perjalanan kereta api. Tapi kalau mempersingkat waktu tempuh, pasti bisa. Karena bisa mengurangi persilangan kereta,” urainya. 

Seperti diberitakan sebelumnya, Kementerian Perhubungan menargetkan pembangunan proyek jalur ganda (double track) di Selatan Pulau Jawa bisa selesai di 2019 mendatang. Saat ini, rel ganda di beberapa titik sudah terbangun, dan tinggal menyambung di 5-6 ruas lagi. Rel kereta jalur ganda di sepanjang Cirebon-Prupuk-Purwokerto sepanjang 157 km sudah beroperasi. 

Sedangkan, selanjutnya di Purwokerto-Kroya 27 km dan Kroya-Kutoarjo 76 km belum terpasang rel ganda. Dari Kutuarjo-Yogyakarta-Solo 123 km sudah beroperasi rel ganda sejak 2007 silam. Selanjutnya, Solo-Kedungbanteng 52 km, Kedungbanteng-Madiun 56 km, dan Madiun-Jombang 86 km belum terpasang rel ganda. Kemudian, masih ada sisa Jombang-Wonokromo 64 km yang belum terpasang rel ganda dan ditargetkan konstruksi 2018-2019 mendatang.

Sementara itu, Wakil Komisi D DPRD Jatim Hamy Wahyunianto meminta Pemprov Jatim menambah palang pintu kereta api di beberapa titik. Menurutnya masih banyak yang perlu dipasang palang pintu kereta api. Angka yang disebutkan politisi PKS ini, sampai sekarang di Jatim masih 60 persen perlintasan kereta api yang ada palang pintunya. 

“Kami berharap pemerintah segera memasang palang pintu di beberapa perlintasan yang belum ada. Apalagi setelah ini double track (rel ganda, Red) sudah ada. Yang di Utara Jawa kan sudah, sebentar lagi di jalur tengah. Itu tidak bisa ditawar harus 100 persen,” kata Hamy. (bae/hen)

(sb/bae/jek/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia