Jumat, 24 Jan 2020
radarsurabaya
icon featured
Politik Sidoarjo
Terkait Kasus Dugaan Gratifikasi

Anggota Dewan Imam Supi’i Bakal Diundang BK

16 November 2017, 11: 05: 59 WIB | editor : Lambertus Hurek

Anggota Dewan Imam Supi’i Bakal Diundang BK

Anggota Komisi C DPRD Sidoarjo Imam Supi'i dalam sorotan Badan Kehormatan (BK). Politisi yang kesandung kasus dugaan gratifikasi ini dua kali tidak datang dalam rapat paripurna. BK pun merencanakan membahas hal tersebut.

Wakil Ketua BK DPRD Sidoarjo Hadi Subiyanto mengatakan pihaknya akan mengundang Imam Supi’i dan mempertanyakan kenapa dua kali tidak datang ke paripurna. Tetapi Hadi menyatakan pihaknya bukan memanggil tetapi mengundang. “Lebih tepatnya kita mengundang bukan memanggil. Akan kita tanya, kenapa dua kali tidak hadir sidang paripurna,” katanya, Rabu (15/11).

Menurut dia, pihaknya tidak akan mengurusi dugaan gratifikasi yang ditangani Polresta Sidoarjo. “Biarkan hukum yang menangani perkaranya. Kita hanya sebatas menanyakan terkait kode etik, tidak sampai ke ranah hukum,” jelasnya. 

Lebih lanjut diungkapkan secara aturan jika tidak datang di rapat paripurna dua kali memang tidak ada masalah. Namun jika sudah sampai enam kali tidak hadir, anggota dewan bisa diberhentikan. “Karena jika hingga enam kali tidak hadir dalam sidang paripurna maka akan bisa diajukan usulan pemberhentian. Tapi ini baru dua kali,” imbuhnya.

Imam Supii belum berhasil dikonfirmasi. Beberapa kali dihubungi melalui ponselnya ada nada sambung namun tidak diangkat. Tetapi Radar Sidoarjo berusaha konfirmasi melalui pesan singkat dibalasnya. “Sebentar nyetir, Mas. Nanti saya konfirmasi,” ujarnya via Whatsapp sekitar pukul 18.46. 

Tetapi hingga berita ini diturunkan pukul 19.50, belum ada keterangan lagi. Radar Sidoarjo berupaya menghubunginya kembali melalui ponselnya, ada nada sambung tetapi tidak diangkat.

Di sisi lain Ketua DPC PDIP Tito Pradopo mengaku pihaknya masih dalam taraf pengumpulan data. “Masih kita dalami dulu permasalahannya seperti apa. Jadi kita belum bisa menyimpulkan tindakan,” ujarnya singkat. (mus/jee) 

(sb/rek/rek/JPR)

 TOP
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia