Jumat, 24 Jan 2020
radarsurabaya
icon featured
Sidoarjo

Jalan Ponti Kembali Dipenuhi PKL

06 November 2017, 20: 36: 12 WIB | editor : Lambertus Hurek

KEMBALI BERJUALAN: Para PKL kembali menempati jalan raya Ponti

KEMBALI BERJUALAN: Para PKL kembali menempati jalan raya Ponti (Suryanto/Radar Sidoarjo)

Share this      

KOTA-Proses penertiban Pedagang Kaki Lima (PKL) di Perumahan Taman Pinang Indah (TPI) dilakukan secara perlahan. Rambu dilarang berhenti sudah dipasang sejak dua pekan lalu. Tinggal menunggu waktu sampai para PKL di TPI dipindahkan ke Jalan Ponti dan GOR.

Dari pantauan Radar Sidoarjo, pada Minggu (5/11) pagi, jalan utama di perumahan TPI masih dipenuhi PKL, baik yang bermobil maupun yang menggunakan gerobak. Bahkan beberapa PKL memarkir kendaraannya tepat di depan rambu dilarang parkir.

Salah satu pedagang pakaian Ari mengatakan, dirinya mengetahui adanya rambu tersebut. Meski begitu, ia tetap berjualan. Dia mengaku sudah ada sosialisasi dari Dinas Ketertiban dan Keamanan (Satpol PP) Sidoarjo mengenai rencana pemindahan PKL ke Jalan Ponti dan menyatakan tidak setuju.

Menurut dia, meski di Jalan Ponti memang ramai, namun sepi pembeli. "Ramai pedagang saja, tidak ada pembelinya," ujar pria yang berjualan jersey sepak bola ini.

Plt Kepala Dinas Ketertiban dan Ketentraman Sidoarjo Widiyantoro Basuki mengatakan, setelah pemasangan rambu, langkah yang akan dilakukan selanjutnya adalah sosialisasi. Rencananya, sosialisasi akan dilaksanakan pekan depan. “Kami beritahu bahwa mulai sekarang sudah ada rambu dan meminta mereka untuk berjualan di Ponti,” katanya.

Di sisi lain, kondisi di Jalan Ponti sudah sangat ramai. Mulai ujung bundaran TPI hingga jembatan pagerwojo sudah dipenuhi deretan PKL. Satu lajur digunakan khusus untuk berjualan. Bahkan terdapat papan penanda yang bertuliskan kendaraan roda 4 dilarang masuk dari pukul 05.00 hingga 11.30. Dengan banyaknya PKL tersebut, dikhawatirkan nantinya PKL dari TPI tidak cukup untuk ditampung di Jalan Ponti. 

Menanggapi hal tersebut, pria yang akrab disapa Wiwit itu menyebutkan nantinya PKL akan ditata. Hanya PKL dari Sidoarjo saja yang diperbolehkan untuk berjualan di Jalan Ponti. "Kalau masih tidak cukup juga akan kami tempatkan di GOR," pungkasnya. (nis/jee) 

(sb/nis/rek/JPR)

 TOP
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia