Selasa, 16 Jul 2019
radarsurabaya
icon featured
Events Surabaya
Pelantikan PC IMM Surabaya

Fandi Utomo Ajak Generasi Muda Hasilkan Karya Monumental

05 November 2017, 08: 00: 59 WIB | editor : Abdul Rozack

SEMINAR: Wakil Ketua Komisi II DPR RI Fandi Utomo (kanan) bersama Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol M Iqbal (tengah) yang menjadi pembicara seminar di

SEMINAR: Wakil Ketua Komisi II DPR RI Fandi Utomo (kanan) bersama Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol M Iqbal (tengah) yang menjadi pembicara seminar di Kantor Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur, Surabaya, Sabtu (4/11).  (LAININ NADZIROH/RADAR SURABAYA)

Share this      

SURABAYA-Wakil Ketua Komisi II DPR RI Fandi Utomo mengajak kepada generasi muda untuk terus berkarya dan mampu menghasilkan karya-karya monumental. Demikian disampaikan saat menjadi keynote speaker di Pelantikan Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Surabaya di Kantor Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur. 

Menurut Fandi, era saat ini perkembangan informasi semakin cepat. Sebagai generasi muda tentunya harus peka terhadap perkembangan zaman. Untuk menjadi generasi milenial yang berkualitas, tentunya harus berpikir. 

"Sebagaimana sering disebut dalam Alquran yang selalu mengajak kita untuk berfikir. Banyak ayat-ayat Alquran yang selalu diakhiri dengan kalimat apakah kamu tidak berfikir. Secara eksplisit, Allah SWT mengajak kita untuk terus berpikir dengan menggunakan karunia akal," kata Fandi, Sabtu (4/11). 

Fandi juga mengatakan, bagaimana sebuah hasil pemikiran dengan karya yang monumental dapat mengubah dunia. Contoh sederhananya adalah penemuan sebuah ketapel. Saat ini, ketapel adalah hal yang biasa namun di era pertarungan David dan Goliat, teknologi ketapel adalah hal yang luar biasa. 

Sementara itu, Ketua PC IMM Surabaya Dani Nurcholis menyatakan, pelantikan ini juga dibarengi dengan seminar dengan tema "Gerakan Riset dan Dakwah Sosial untuk PC IMM Kota Surabaya Berkemajuan". Selain Fandi Utomo, seminar ini juga dihadiri Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol M Iqbal sebagai pembicara seminar. 

Menurut Dani, IMM adalah sebuah identitas mahasiswa yang khas degan ciri keseimbangan intelektualitas dan praktisi gerakkan. 

IMM konsen pada basis perkaderan lebih tegas di gerakan kampus. "Kerja-kerja organisasi seperti merekrut kader-kader potensial, membangun tradisi intelektual, ruang diskusi, training atau pelatihan harus terus dilakukan. IMM juga menyiapkan diri untuk terlibat ditengah problem masyakat," jelasnya.

(sb/jpg/jek/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia