Jumat, 24 Jan 2020
radarsurabaya
icon featured
Features Sidoarjo

RSI Siti Hajar Gelar Sosialisasi Stroke

01 November 2017, 10: 35: 07 WIB | editor : Lambertus Hurek

FOKUS: Dokter Silvy Rahmah Yanthy memberikan penyuluhan kepada pasien rawat jalan RSI Siti Hajar Sidoarjo.

FOKUS: Dokter Silvy Rahmah Yanthy memberikan penyuluhan kepada pasien rawat jalan RSI Siti Hajar Sidoarjo. (Kholid For Radar Sidoarjo)

Share this      

KOTA-Tanggal 29 Oktober ditetapkan sebagai Hari Stroke Sedunia sejak 2006 oleh World Stroke International. Penyakit ini perlu kita waspadai karena  merupakan salah satu pembunuh nomor satu di Indonesia, selain kanker. 

Selasa (31/10), Rumah Sakit Islam (RSI) Siti Hajar mengadakan penyuluhan tentang stroke kepada  pasien rawat jalan. Kepala Humas RSI Siti Hajar dr Silvy Rahmah Yanthy mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk memberikan edukasi kepada pasien dengan mendeteksi dan mencegah stroke sejak dini. 

"Selain penyuluhan, kami juga melakukan cek gula darah acak dan tensi gratis kepada peserta penyuluhan stroke. Harapannya, peserta bisa mengetahui serta mengontrol kondisi kesehatan," ujar Silvy. 

Menurut dia, stroke bisa menyerang siapa saja. Tidak memandang usia dan status ekonomi. Stroke adalah penyakit yang ditandai dengan  terganggunya pasokan darah ke suatu bagian otak, sehingga sel-sel saraf di otak akan mati dan mengakibatkan hilangnya fungsi yang dikendalikan jaringan tersebut. "Itulah alasan mengapa para penderita stroke susah bergerak dan bicara," ujarnya.

Silvy menegaskan, stroke sebenarnya dapat diobati, namun harus dilakukan sesegera mungkin setelah gejalanya terdeteksi. "Paling lambat 4,5 jam. Disarankan supaya di bawah 20 menit," katanya. 

(sb/rek/rek/JPR)

 TOP
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia