Minggu, 23 Feb 2020
radarsurabaya
icon featured
Ekonomi Gresik

Perjanjian Lahan FI-PG Segera Berakhir

30 Oktober 2017, 11: 28: 17 WIB | editor : Aries Wahyudianto

Lahan untuk pabrik smelter PT Freeport Indonesia

TELAH MATANG : Lahan untuk pabrik smelter PT Freeport Indonesia sebenarnya sudah disiapkan Petrokimia Gresik (YUDHI/RADAR GRESIK)

Share this      

KOTA - Perjanjian kerjasama pemakaian lahan milik PT Petrokimia Gresik oleh PT Freeport Indonesia (FI) segera berakhir. Perjanjian itu terkait rencana pembangunan fasilitas pengolahan dan pemurnian mineral (smelter).

"Terkait kerjasama ini kami masih menunggu arahan dari pemerintah pusat," kata Manager Humas PT Petrokimia Gresik mengatakan, Ihwan Farurrozi.

Dijelaskan, pihaknya telah menyiapkan lahan seluas 20 hektar untuk pembangunan pabrik smelter di Gresik. Tapi, pelaksanaan itu menunggu kesiapan PT Freeport Indonesia. Sesuai dengan kontrak awal yang dilakukan direksi 2014, harga permeternya 8 Dollar AS.

"Nanti, tergantung berapa luasnya, tinggal dikali saja. Mekanisme sewa pertahun. Rencanaya sewa 20 tahun ditambah perpanjangan 20 tahun," ujarnya.

Jika FI siap membangun smelter, lahan yang sudah disiapkan sekitar 43 hektar. Nantinya lahan itu bisa bertambah 70 hektar, bisa naik lagi 80 hektare sampai 100 hektar. “Saat ini kami masih menunggu arahan dari pusat,” jelasnya.

Seperti diketahui, Freeport kembali diberikan kelonggaran ekspor konsentrat tembaga selama tiga bulan sampai Januari 2018. Hal itu lantaran negosiasi dengan pemerintah belum membuahkan kesepakatan yang harusnya ditargetkan selesai pada 10 Oktober kemarin.

Terpisah, Kepala Bidang Pelayanan Perizinan Tata Ruang, Bangunan Dan Lingkungan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP), Farida Haznah Ma’ruf membenarkan, Freeport telah memastikan diri untuk mendirikan pabrik di Gresik.

Lokasi yang dipilih adalah Kawasan Strategis Nasional (KSN) Java Integrated Industrial Port And Estate (JIIPE). Rencana ini ditunjukkan dengan mulai diurusnya dokumen Izin Mendirikan Bangunan (IMB) di DPM-PTSP Gresik. “Izin lingkungan sudah masuk kepada kami, sementara untuk izin Amdal perusahaan mengikuti kawasan mengingat JIIPE berstatus KLIK,” ujarnya.(fir/ris)

(sb/fir/ris/JPR)

 TOP
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia