Jumat, 15 Nov 2019
radarsurabaya
icon featured
Gresik
Bupati Sidak Revitalisasi Alun-Alun

Minta Pertahankan Sumur Tua dan Pohon Kurma

20 Oktober 2017, 12: 20: 07 WIB | editor : Aries Wahyudianto

Bupati Sambari bersama Kadis PU Bambang

SIDAK : Bupati Sambari bersama Kadis PU Bambang Isdianto meminta pohon kurma dan sumur tua tetap dipertahankan. (ROFIK/RADAR GRESIK)

Share this      

Bupati Gresik Sambari  Halim Radianto kembali memantau proyek pembangunan infrastruktur di Kabupaten Gresik. Kemarin, orang nomor satu di Pemkab Gresik ini mendatangi proyek revitalisasi Alun-Alun.

KEDATANGAN bupati di lokasi proyek pembangunan Alun-Alun dengan didampingi Sekda Gresik Djoko Sulistyo Hadi. Kemudian, Kepala DPU Kabupaten Gresik Bambang Isdianto serta Kabid Cipta Karya PU Gresik Tri Handayani Setyarini. Dalam sidak kali ini, bupati meminta agar sumur tua dan pohon kurma agar tetap dipertahankan.

“Sumurnya harus dijaga ya, karena sumur ini nanti akan tetap dimanfaatkan untuk kebutuhan air masyarakat sekitar. Selain juga akan dimanfaatkan untuk masyarakat pengunjung Alun-Alun,” ujar Bupati Sambari.

Dikatakan, pihaknya juga meminta pohon kurma yang ada di Alun-Alun agar tetap dipertahankan. Bahkan, pihaknya meminta agar jumlahnya bisa dilakukan penambahan. “Upayakan kalau bisa ditanami beberapa pohon kurma. Saya yakin bisa karena beberapa tempat di Jawa Timur ini pohon kurma bisa hidup dan berbuah,” ungkap dia.

Terkait dengan pembangunan, pihaknya menilai untuk jogging track sudah terealisasi 75 persen. Hanya pada bagian sebelah timur yang masih dalam tarap pemasangan begesting cor. “Ini sudah bagus. Hanya saja jalan yang ada di bawah jogging track ini harus levelling. Tidak boleh ada anak tangga. Ini agar tidak menyulitkan penyandang disabilitas khususnya pemakai kursi roda,” imbuh dia.

Menanggapi hal ini, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Bambang Isdianto mengatakan pembangunan Alun-Alun tidak ada persoalan. Untuk persoalan jogging track pihaknya bakal segera menyelesaikan. “Hanya tinggal menambah ketinggian cor lantai saja. Karena ketinggian jogging track yang diatas juga sudah levelling disemua sisi, jadi tidak berpengaruh,” ungkapnya.

Ditambahkan, pihaknya berharap pada tahun 2017 ini seluruh pembangunan kontruksi sudah selesai. Selanjutnya pada tahun 2018 menginjak pada pembangunan yang lain termasuk finishing. “Nanti tahun depan tinggal finishing saja,” imbuh dia. (rof/ris)

(sb/ris/ris/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia