Jumat, 24 Jan 2020
radarsurabaya
icon featured
Politik Gresik

Pansus Tolak Penurunan Target APBD Jadi Rp 3,6 T

20 Oktober 2017, 12: 12: 25 WIB | editor : Aries Wahyudianto

Asroin Widiana

Asroin Widiana (Dok/Radar Gresik)

Share this      

KOTA –Rencana penurunan target Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) pada RPJMD 2016-2021 mendapat penolakan dari kalangan dewan. Pasalnya, Panitia Khusus (Pansus) RPJMD menilai pendapatan masih bisa dipertahankan. Meskipun, penurunan tidak bisa dipungkiri.

Data yang berhasil dihimpun, penurunan target APBD bakal dilakukan mulai 2017 ini. Dimana, sesuai target sebelumnyaAPBD Gresik diperkirakan mencapai Rp 3,2 triliun, namun target ini diturunkan menjadi Rp 2,7 triliun. Kemudian, pada 2018 ditargetkan Rp 3,8 triliun diturunkan menjadi Rp 2,8 triliun.

Selanjutnya, pada 2019 target awal sebesar Rp 4,4 triliun diturunkan menjadi Rp 3 triliun, pada 2020 ditargetkan sebesar Rp 5,1 triliun diturunkan menjadi Rp 3,2 triliun. Dan pada tahun 2021 APBD Gresik ditargetkan sebesar Rp 6 triliun diturunkan menjadi sebesar Rp 3,6 triliun.

Sekertaris Pansus RPJMD DPRD Gresik Asroin Widiana mengatakan target APBD masih bisa dipertahankan. Asalkan, OPD penghasil bisa bekerja lebih maksimal lagi menggali potensi pendapatan. “Kalau menurun hingga Rp 3,6 triliun itu tidak masuk akal. Kami jelas akan menolak,” ujarnya.

Menurut dia, seharusnya target pendapatan bisa terus digenjot dengan membuka sumber-sumber baru. Salah satunya, pendapatan yang berasal dari dana perimbangan. “Harus ada konsep yang jelas dulu terkait pendapatan. Dulu bisa menargetkan hingga Rp 6 triliun kok sekarang menurun,” ungkap dia.

Sementara itu, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Gresik Tugas Husni Syarwanto mengatakan penurunan target tersebut belum final. Sebab, masih perlu dilakukan pembahasan dengan kalangan dewan. "Iya memang estimasinya seperti itu. Tapi belum final karena masih dibahas bersama dewan," ujarnya, kemarin.

Dikatakan, pada perubahan RPJMD ini tidak hanya dilakukan perubahan target APBD. Namun, ada beberapa perubahan rencana program yang akan dilakukan daerah. "Menyesuaikan dengan perubahan kebijakan pusat dan provinsi, jadi memang perlu dilakukan perubahan," kata dia.

Ditambahkan, proses perubahan RPJMD ini bakal melalui pembahasan cukup panjang. Sehingga, RPJMD Kabupaten Gresik bisa menyelesaikan visi dan misi Pemerintah. "Iya, nanti akan dibahas dengam dewan untuk menyesuaikan dengan kondisi Kabupaten Gresik," imbuh dia. (rof)

(sb/ris/ris/JPR)

 TOP
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia