Kamis, 14 Nov 2019
radarsurabaya
icon featured
Events Sidoarjo

Kenalkan Wayang Melalui Lomba Melukis

20 Oktober 2017, 09: 50: 32 WIB | editor : Lambertus Hurek

CALON SENIMAN: Sejumlah siswa SD asyik mengikuti lomba melukis gunungan wayang di Museum Mpu Tantular, Buduran, Kamis (19/10).

CALON SENIMAN: Sejumlah siswa SD asyik mengikuti lomba melukis gunungan wayang di Museum Mpu Tantular, Buduran, Kamis (19/10). (PRATIWI DWI/RADAR SIDOARJO)

Share this      

BUDURAN-Festival Tantular 2017 di Museum Mpu Tantular, Jalan Raya Buduran, Kamis (19/10), dibuka Sekda Provinsi Jawa Timur Ahmad Sukardi. Festival yang berlangsung hingga 2 Oktober itu dimeriahkan tarian tradisional dari mahasiswa Sekolah Tinggi Kesenian Wilwatikta (STKW) Surabaya. 

Salah satu kegiatan yang menarik perhatian pengunjung adalah lomba melukis kayon atau gunungan wayang yang diikuti puluhan siswa sekolah dasar se-Kabupaten Sidoarjo. Himawan, mantan Kepala Museum Mpu Tantular, mengatakan, perlombaan ini untuk meningkatkan apresiasi siswa terhadap benda-benda koleksi dan ornamen  yang ada di museum.

"Jadi, diharapkan dengan adanya lomba ini, anak-anak mendapatkan pemahaman yang lebih mengenai budaya leluhur seperti wayang. Mereka bisa menuangkan ide kreatif dalam media kertas yang berbentuk wayang," ujar Himawan saat ditemui Radar Sidoarjo. 

Menurut Himawan, lomba melukis sudah ada sejak Museum Mpu Tantular direlokasi ke Buduran pada 2005. Setiap tahun temanya selalu berbeda. "Anak-anak yang mengikuti lomba melukis akan mencermati nilai-nilai luhur yang ada di wayang kulit. Mereka juga bisa mengapresiasi koleksi museum yang memiliki nilai adiluhur dan bermanfaat di bidang pendidikan dan kebudayaan," kata pria yang juga salah satu juri lomba melukis.

(sb/rek/rek/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia