Sabtu, 15 Dec 2018
radarsurabaya
icon featured
Features Gresik
Istimewa

Kenalkan Damar Kurung di Ajang Internasional

07 Oktober 2017, 09: 19: 11 WIB | editor : Aries Wahyudianto

Cak Okky saat menerima penghargaan

BANGGA: Cak Okky saat menerima penghargaan sebagai 3rd Runner Up Mister Teen Internasional 2017 di Thailand. (Esti/Radar Gresik)

KOTA –Salah satu lulusan duta wisata Cak dan Yuk Gresik, Rahmad Rizqinov berhasil mengharumkan nama Indonesia di ajang internasional. Ia terpilih menjadi duta remaja di ajang Mister Teen International 2017 dan International Teen of The Year 2017. Dalam ajang tersebut, ia mencoba mengenalkan dammar kurung kepada dunia internasional.

“Saya ingin kenalkan kelebihan Indonesia, salah satunya budaya Gresik, baik benda maupun tak benda kepada remaja-remaja antar dunia,” ungkap laki-laki asal jalan Faqih Usman ini.

Laki-laki berusia 20 tahun ini, kini mengemban tugas sebagai remaja yang bisa menginspirasi di kelas internasional. Tentunya, dengan pemikiran remaja dari berbagai negara dan latar belakang budaya yang berbeda. “Nanti akan semakin banyak aktifitas sosial dan menciptakan ide serta kegiatan untuk menginspirasi para remaja di dunia,” jelasnya.

Berhasil menyisihkan para remaja dari wakil 18 negara yang turut andil dalam duta remaja, seperti Puerto Riko, Okky pun semakin semangat mengangkat nilai-nilai kebudayaan Indonesia di mata dunia. Ia sukses membawakan tarian zavin saat di kometisi Jawa Timur, kemudian ada tarian kontemporer yang ia bawakan di kompetisi duta remaja nasional dan internasional. “Kalau yang internasional, saya juga suguhkan pakaian adat yang dimodifikasi dari Kepualauan Riau,” terangnya.

Meski banyak hal tentang Indonesia yang ia eksplor kepada para penonton hingga kawannya dari berbagai negara, ia tak melupakan beberapa budaya dari Gresik. Ia menjadikan damar kurung berukuran besar dan mini untuk hadiah kepada kawan-kawannya. “Banyak pengalaman, jadi semakin suka asah kemampuan dabn cari pengalaman,” terangnya.

Perjuangannya di ajang internasional bukan berarti mulus-mulus saja.

Dari ajang internasional ini, ia berharap bisa menginspirasi anak muda Indonesia khususnya Gresik. Bahwasnaya, pendiam bukan berartti tidka bisa berkembang dan berprestasi. “Banyak hal yang bisa saya dapat dari Cak dan Yuk Gresik, dan mengantarkan saya ke berbagai kompetisi,” imbuh dia. (est/rof)

(sb/ris/ris/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia