Kamis, 19 Jul 2018
radarsurabaya
icon featured
Gresik
Dapat Rp 12 Juta, Kembangkan Bisnis Fotokopi

Tak Menyangka Proposalnya Diterima Dikti

Jumat, 13 Jul 2018 12:32 | editor : Aries Wahyudianto

Tiga mahasiswa UMG yang lolos kompetisi bisnis mahasiswa Indonesia.

Tiga mahasiswa UMG yang lolos kompetisi bisnis mahasiswa Indonesia. (HANY AKASAH/RADAR GRESIK)

Pemerintah maupun swasta berupaya mengembangkan kewirausahaan atau jiwa entrepreneur mahasiswa di Indonesia. Misalnya, melalui program Kompetisi Bisnis Mahasiswa Indonesia (KBMI). Salah satu tim mahasiswa asal Universitas Muhamamdiyah Gresik (UMG) berhasil lolos dalam ajang bergensi tingkat nasional itu.

TIM UMG yang berhasil lolos dalam bisnis fotokopi dalam program KBMI adalah Dina Agustin, Halimah As Sya'diyah dan Rochimatul Laili. Mereka memulai bisnis fotokopi dan kini sudah berkembang pesat.

Ketua tim, Dina Agustin mengatakan tidak menyangka jika proposal bisnis fotokopinya bisa diterima oleh dikti. “Lomba KBMI kami dapat info dari bidang kemahasiswaan. Kemudian dibimbing kaprodi untuk membuat proposal KBMI,” jelasnya. Dengan background pengalaman yang sudah lama di bidang usaha, mereka mengajukan proposal ke dikti. “Kebetulan kami sudah memulai usaha damar kurung, sarung tenun, dan fotokopi. Dari hasil analisis, kemungkinan bisnis yang dapat diikutkan adalah fotokopi,” jelasnya.

Dengan demikian, mereka akan mendapatkan bantuan hibah pengembangan bisnis mewakili UMG mulai dari Rp 12 juta dari Rp 40 juta yang diajukan.

Menurut dia, peluang bisnis membuka usaha fotokopi salah satu jenis bisnis anti-musiman, yang tidak pernah surut. Bisnis yang selalu dibutuhkan manusia setiap hari selama manusia masih hidup dan berhubungan dengan jasa cetak mencetak dan dokumen. Apalagi banyak masyarakat Gresik terutama kalangan pelajar, mahasiswa, karyawan bertambah banyak.

“Hal inilah yang menimbulkan usaha fotokopi termasuk salah satu peluang bisnis yang sangat menjanjikan,” jelasnya.

Kelebihan usaha fotokopi lainnya adalah mudah dalam mengoperasikan, produk yang dijual tak gampang basi atau kedaluwarsa, serta memiliki harga barang yang stabil. Untuk itu, pasar usaha fotokopi sangat luas, terutama kalangan pelajar, mahasiswa, karyawan, dan sebagainya.

“Peluang usaha menjanjikan ini cocok sekali di jalankan di sekitar perkantoran, instansi, lembaga, kampus atau pusat pendidikan. Kami optimistis menjadi besar,” jelasnya. (*/jee) 

(sb/han/ris/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia