Kamis, 19 Jul 2018
radarsurabaya
icon featured
Hukum & Kriminal Sidoarjo

AN Tidak Mau Threesome di Hotel

Kamis, 12 Jul 2018 21:20 | editor : Lambertus Hurek

Tersangka Syaifullah yang tega menjual istrinya untuk layanan threesome.

Tersangka Syaifullah yang tega menjual istrinya untuk layanan threesome. (Satria Nugraha/Radar Sidoarjo)

Tidak hanya tersangka yang diperiksa oleh polisi terkait kasus dugaan perdagangan orang yang dilakukan Syaifullah, 49, warga Dusun Tambak Utara, Kelurahan Tambakkemerakan, Kecamatan Krian. Unit PPA Satreskrim Polresta Sidoarjo juga memeriksa AN dan pelanggannya yang diketahui warga Rungkut, Surabaya. Korban AN (istri tersangka) ternyata melakukan praktik seks menyimpang itu tanpa paksaan.

Wakil Kasatreskrim Polresta Sidoarjo AKP Ambuka Yudha Hardi Putra mengatakan, korban ini melakukannya tanpa paksaan. Uang hasil menjual dirinya tersebut juga digunakan bersama untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari. “Hasilnya untuk kebutuhan keluarga mereka. Katanya tanpa paksaan ini yang masih kita dalami,” jelasnya kemarin.

Dengan keterangan korban tersebut, polisi akan melakukan penyelidikan lagi. Namun, pihaknya tidak bisa melakukan pemeriksaan kejiwaan karena ada dinas khusus yang nantinya menghapus trauma terkait kejadian itu. “Tidak bisa juga dibilang hiperseks atau punya kelainan seks lainnya. Bukan ranah kita untuk mengatakan demikian,” ujarnya.

Selain itu, ada juga fakta baru yang diungkap dalam pemeriksaan tersangka. Selama ini, setiap kali melakukan transaksi tersangka menawarkan pijat threesome. Setelahnya pijat bisa berubah menjadi plus-plus. Kemudian baru tersangka bertransaksi dengan pelanggannya. Menariknya, tersangka tidak mau menggunakan hotel sebagai lokasi eksekusi.

Tersangka lebih memilih pelanggannya ke rumah atau pasutri ini datang ke rumah pelanggannya. Ini juga dilakukan agar kegiatan mereka aman dari pantauan. Saat istrinya bersetubuh dengan pelanggannya, tersangka melihat di dalam ruangan tersebut. Jadi, mereka tidak melakukan permainan bersama atau langsung bertiga. “Tersangka ini melihat saja. Setelah pelanggannya selesai baru dia main dengan istrinya,” tuturnya.

Seperti diberitakan, tersangka ditangkap karena memperjualbelikan istrinya ke pria hidung belang untuk bisa melakukan threesome. Ia ditangkap usai melakukan kegiatan tersebut bersama pelanggannya di rumahnya. Polisi juga memeriksa AN dan pelanggannya namun keduanya hanya ditetapkan sebagai saksi. (gun/rek)

(sb/gun/rek/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia