Jumat, 20 Jul 2018
radarsurabaya
icon featured
Hukum & Kriminal Surabaya

Ikut Berkerumun di Warkop, Perempuan ini Ternyata Incar Milik Penjaga

Minggu, 24 Jun 2018 06:00 | editor : Abdul Rozack

Diringkus : Penyidik tengah meminta keterangan korban dan sejumlah saksi.

Diringkus : Penyidik tengah meminta keterangan korban dan sejumlah saksi. (ISTIMEWA)

SURABAYA - Tim Respatti Polrestabes Surabaya meringkus seorang pelaku pencurian perempuan warga yang tinggal di Klakah Rejo, Kandangan, Benowo, Surabaya. Pasalnya peremppuan bernisial WA ini memiliki tangan jahil. Mengambil hp milik penjaga warkop di Terminal Wonorejo. Akibat perbuatan tidak terpujinya itu perempuan yang berasal dari Jalan Tanjungsari, Sukomanunggal harus terima mendekam di tahanan Polsek Tandes.  

Menurut informasi, aksi pencurian itu dilakukan tersangka Minggu (10/6) lalu. Saat itu korban sedang bekerja di warung kopi Terminal Wonorejo, Surabaya. Tak berselang lama datang pelaku yang pura-pura ikut berkerumun di warung tersebut. 

Melihat HP korban tergeletak di meja warung, pelaku tertarik untuk mengambil. Setelah mendapat kesempatan, pelaku langsung menggasak HP dengan perlahan-lahan. 

Sukses mencuri HP pelaku langsung kabur. Namun saat itu korban sadar HP miliknya raib. Korban pun berusaha mencari HP. Selain itu juga menanyakan kepada para pengunjung warung. 

Salah satu pengunjung warung saat itu mencurigai perempuan yang baru saja pergi. Korban yang tak terima lantas melapor ke polisi yang sedang patroli. 

Tak butuh waktu lama kemudian polisi langsung melakukan pengejaran terhadap pelaku. Berbekal keterangan ciri-ciri pelaku dari saksi akhirnya, polisi berhasil menangkap pelaku tak jauh dari lokasi. 

Terbukti mencuri HP korban pelaku pun tak dapat berkilah. Kepada polisi tersangka perempuan tersebut mengaku nekat mengambil HP lantaran kepepet butuh uang. 

Setelah tertangkap pelaku akhirnya diserahkan ke Polsek Tandes untuk keperluan penyelidikan pengembangan dan penahanan. Kapolsek Tandes Kompol Sofwan saat dikonfirmasi terkait kasus tersebut membenarkan bahwa pelaku sudah ditahan. 

"Sudah ditahan dan bakal dikenakan pasal 362 KUHP tentang tindak pidana pencurian. Ancaman hukumannya maksimal lima tahun kurungan penjara," ujar Sofwan kemarin petang.(rus/rtn)

(sb/rus/jek/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia