Sabtu, 21 Jul 2018
radarsurabaya
icon featured
Ekonomi Surabaya

Penjualan TV Naik 10 Persen Saat Piala Dunia

Sabtu, 23 Jun 2018 11:42 | editor : Wijayanto

BERAGAM PILIHAN: Pengunjung mengamati berbagai jenis televisi yang ditawarkan salah satu toko elektronika di Surabaya, Jumat (22/6).

BERAGAM PILIHAN: Pengunjung mengamati berbagai jenis televisi yang ditawarkan salah satu toko elektronika di Surabaya, Jumat (22/6). (SURYANTO/RADAR SURABAYA)

SURABAYA – Pelaku usaha ritel elektronik berharap adanya event Piala Dunia 2018 kali ini dapat mendongkrak penjualan televisi. Penjualan televisi diperkirakan bakal meningkat pada kisaran 5-10 persen bersamaan digelarnya event Piala Dunia yang berlangsung mulai Juni ini.

Presiden Direktur Hartono Elektronika Roy Suprapto mengakui bahwa penjualan televisi saat momen Piala Dunia tahun ini tidak mengalami lonjakan yang signifikan dibandingkan hari biasa. Kenaikan penjualannya hanya sekitar 10 persen saja.

 “Kalau saat Piala Dunia 2014 lalu peningkatan penjualannya lebih tinggi, yakni sekitar 30 persen,” kata Roy kepada Radar Surabaya, kemarin.

Menurut Roy, banyak faktor yang mempengaruhi hal tersebut. Salah satunya adalah tren masyarakat saat ini yang lebih suka ke arah menonton bola secara bersama di tempat keramaian umum bersama kerabat ataupun teman-temannya. Selain itu, perubahan gaya hidup dan juga perkembangan teknologi membuat penghobi bola tidak perlu lagi duduk di depan televisi untuk sekadar nonton bareng (nobar).

”Jaman sekarang sudah banyak platform media yang menyediakan layanan streaming nonton Piala Dunia. Terlebih lagi melalui beragam pilihan media platform yang ada, masyarakat bisa menggunakannya sebagai sarana menonton secara interaktif karena lewat media tersebut mereka bisa memberikan komentar-komentarnya secara langsung. Lebih seru daripada nonton di tv,” ungkapnya.

Sementara itu, Direktur UFO Elektronik Poedji Harixon mengatakan, penjualan televisi di UFO pada momen Piala Dunia 2018 ini juga mengalami hal yang sama. Yaitu terjadi peningkatan penjualan hanya sekitar 10 persen. Adapun mayoritas pembelinya memilih televisi berukuran 48 inci dengan harga mulai Rp 5 juta ke atas.

 “Peningkatan penjualan tv sudah terlihat sejak awal bulan Juni lalu. Sebagian besar pembelinya adalah individu untuk dibuat di rumah. Jenis televisi favorit konsumen yang pasti adalah LED dengan merek Samsung, LG, Sony, dan Sharp,” paparnya.

Adapun untuk kondisi penjualan elektronik secara umum di UFO sendiri, sepanjang kuartal pertama lalu pihaknya mengalami pertumbuhan penjualan sebesar 10 persen dibanding tahun lalu. Kontribusi terbesarnya berasal dari TV LED, AC, dan kulkas. Pihaknya menargetkan sampai akhir tahun ini mampu tumbuh mencapi 15 persen. (cin/hen)

(sb/cin/jay/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia