Sabtu, 21 Jul 2018
radarsurabaya
icon featured
Hukum & Kriminal Surabaya

Ngamuk, Ditegur Saat Goda Cewek, Main Keroyok Kepala Dikepruk Gelas

Kamis, 21 Jun 2018 21:35 | editor : Abdul Rozack

Pengaruh Miras : Kedua pelaku pengeroyokan yang kini diproses di Polsek Rungkut. Insert : Pecahan gelas yang membuat kepala korban berdarah.

Pengaruh Miras : Kedua pelaku pengeroyokan yang kini diproses di Polsek Rungkut. Insert : Pecahan gelas yang membuat kepala korban berdarah. (ISTIMEWA)

Surabaya – Sejumlah pemuda terlibat perkelahian. Penyebabnya hal yang sepele, ditegur saat menggoda gadis. Abdul Rohman,19, warga Rungkut dan Firdaus,20, warga Simokerto, dua pemuda yang menggoda gadis itu. Lalu ada pemuda lain, Nasir,20, warga Desa Sumber, Merak Urak, Tuban yang tak suka dengan sikap mereka.  Lantas Nasir menegur agar tak lagi menggoda. 

Rupanya teguran Nasir, membuat emosi Rohman dan Firdaus tersulut. Adu mulutpun tak terhindari. Hingga berakhir dengan perkelahian tak imbang.

Kasus ini terjadi di Jalan Penjaringan Sari Timur, Rungkut pada Rabu (13/6).  Berawal saat Rohman dan Firdaus hendak membeli miras di kawasan itu dengan tiga temannya. Saat berada di lokasi, dua tersangka tersebut menggoda seorang gadis yang melintas disana. 

Pemandangan itu membuat Nasir merasa terganggu, kemudian Nasir yang saat itu berada di warkop Puput menegur kedua tersangka. “Setelah itu, kedua tersangka ini menghampiri korban yang saat itu duduk di warkop,”ungkap Kapolsek Rungkut, Kompol Esti Setija Oetami, Kamis (21/6). 

Esti mengatakan Firdaus dan Rohman kemudian terlibat cekcok. Kemudian perkelahian tak bisa dihindarkan. Meski sempat melawan, namun Nasir akhirnya roboh dikeroyok dua remaja itu. Tak hanya memukul dengan tangan kosong,  Firdus juga memukul kepala korban dengan gelas yang ada di warkop.  “Gelas tersebut mengenai kepala korban hingga pecah. Sedangkan akibat pukulan itu kepala korban mengalami robek dan harus menerima beberepa jahitan,” imbuhnya. 

Usai melihat Nasir berdarah,  kedua pelaku lantas meninggalkan lokasi. Namun Nasir yang tak terima lantas melaporkan kasus ini kepada polisi. Ia melaporkan kasus ini dengan ditemani pemilik warkop yang juga menjadi saksi dari pengeroyokan itu.  “Berdasarkan laporan itu, kami menangkap dua remaja ini. Mereka kami amankan saat menggelar pesta miras,”papar mantan Kapolsek Gayungan ini. (yua/rtn)

(sb/yua/jek/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia