Kamis, 19 Jul 2018
radarsurabaya
icon featured
Surabaya

Risma: Manfaatkan Sipandu, RT/RW Bisa Pantau Warga

Sabtu, 16 Jun 2018 07:00 | editor : Abdul Rozack

LENGANG: Selain memantau lingkungan karena sebagian warga mudik ke kampung halaman, Wali Kota Surabaya juga meminta RT/RW untuk memantau pendatang, sa

LENGANG: Selain memantau lingkungan karena sebagian warga mudik ke kampung halaman, Wali Kota Surabaya juga meminta RT/RW untuk memantau pendatang, salah satunya dengan memanfaatkan aplikasi Sipandu. (Andy Satria/Radar Surabaya)

SURABAYA – Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini meminta kepada RT/RW untuk mengantisipasi warga pendatang setelah arus balik nanti. Sistem Informasi Pantauan Penduduk (Sipandu) yang sudah diberikan password-nya ke masing-masing kepala RT/RW untuk memuat informasi dan data penduduk yang datang atau menetap di kota Surabaya.

Wali kota yang akrab disapa Risma ini menegaskan, melalui aplikasi ini RT/RW se-Surabaya bisa memantau kehidupan warganya. Sekaligus mendeteksi secari dini perilaku atau tindakan yang menyimpang di kehidupan bermasyarakat. Sipandu memuat beberapa pertanyaan seputar keluarga yang sedang pergi lama, tidak tetap, maupun pendataan bukan penduduk Surabaya. “Jadi bisa terkontrol dan cepat,” ujarnya.

Dia mengungkapkan, apabila sudah mengisi semua pertanyaan, user harus masukkan NIK dan alamat lalu menjelaskan keberadaan keluarga tersebut. Kemudian, memasukkan salah satu data pribadi keluarga seperti SIM, KK, KTP lalu klik simpan. Sipandu juga bisa diakses oleh Forpimda sehingga semua bisa terkontrol. “Kami ingin RT/RW bisa ikut menjaga kondisi warganya,” terangnya.

Menurutnya, saat arus balik nanti ketua RT/RW harus jemput bola terhadap penduduk baru yang datang. Baik itu dalam pendataan yang nantinya dimasukkan dalam Sipandu. Melalui data tersebut nantinya warga bisa terdeteksi dengan baik. “Termasuk bisa memberikan laporan jika ada penyimpangan yang nantinya ditindaklanjuti oleh aparat,” ucapnya.
Wali kota dua periode ini berharap, adanya teroris yang menebar teror di Surabaya bisa dihilangkan. Dengan sama-sama peduli terhadap masyarakat dan menjaga lingkungan, maka Surabaya akan aman. “Laporkan jika ada yang mencurigakan biar aparat yang bertindak. Jangan sungkan-sungkan demi keamanan semuanya,” jelasnya. (vga/nur)

(sb/vga/jek/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia