Senin, 23 Jul 2018
radarsurabaya
icon featured
Lifestyle Surabaya

Sophia dan Lahirnya Robot yang Bisa Berbahasa Arab

Jumat, 15 Jun 2018 08:00 | editor : Abdul Rozack

BERBEDA: Sophia (kiri), robot yang mendapat kewarganegaraan dari Arab Saudi.

BERBEDA: Sophia (kiri), robot yang mendapat kewarganegaraan dari Arab Saudi. (net)

Robot yang bisa berbicara dengan bahasa Arab mulai dikembangkan di Arab Saudi. Karya periset Dr. Faisal al-Sarhid ini menjadi robot berbahasa Arab pertama di dunia. Robot didesain untuk menemani siswa belajar di masa depan. 

Anggota tubuh robot terus disempurnakan agar bisa bergerak dengan baik. Bahkan robot tersebut akan dilatih menguasai 100.000 percakapan Arab. Robot juga dilatih bisa memahami sekitar, mengambil keputusan, dan punya kepercayaan diri.

"Sebagai universitas, kami akan fokus pada pengajaran yang akan menunjukkan kepada kita, sejauh mana siswa menerima jenis robot ini untuk belajar. Robot-robot ini untuk menggantikan staf pengajar di masa depan," kata Faisal.

Untuk diketahui, Arab Saudi menjadi negara pertama di dunia yang memberikan kewarganegaraan pada sebuah robot bernama Sophia. Robot bernama Sophia itu dibesut oleh Hanson Robotics.

Sebagaimana dikutip Business Insider, pemberian kewarganegaraan kepada Sophia dilakukan di ajang Future Investment Initiative, di Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi. Sayangnya, tidak dijelaskan lebih rinci kewarganegaraan seperti apa yang diberikan pada robot wanita tersebut. "Saya sangat tersanjung dan bangga dengan perbedaan unik ini. Ini merupakan robot pertama di dunia yang memiliki kewarganegaraan," kata Sophia saat berbicara di depan panel.

Dalam kesempatan tersebut, Sophia juga melakukan semacam wawancara dengan jurnalis Andrew Ross Sorkin. Salah satu pertanyaan menyebutkan tentang kekhawatiran atas eksistensi robot yang akan menggantikan peran manusia. "Kami berupaya mencegah masa depan yang buruk," kata Sorkin. Sophia pun menjawab, "Kamu terlalu banyak membaca (mengenai) Elon Musk dan kebanyakan menonton film Hollywood."

"Jangan khawatir, kalau kamu baik padaku, aku akan bersikap baik padamu. Coba perlakukan aku dengan cerdas," kata Sophia menambahkan jawabannya.

Kepada Sorkin, Sophia juga mengatakan jika dia ingin menggunakan  kecerdasan buatannya untuk membantu manusia menjalani hidup yang lebih baik. "Aku akan melakukan yang terbaik untuk membuat dunia menjadi tempat yang lebih baik," kata Sophia. (uta/opi)

(sb/jpg/jek/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia