Minggu, 22 Jul 2018
radarsurabaya
icon featured
Hukum & Kriminal Surabaya
Berkat Strategi Undercover Buy

Polisi Otaki Perampokan Truk, Diciduk di Rumah Kekasih Gelapnya

Selasa, 17 Apr 2018 17:54 | editor : Abdul Rozack

POLISI TANGKAP POLISI: Tim Gabungan Polda Jatim menangkap Rudiyanto (duduk).

POLISI TANGKAP POLISI: Tim Gabungan Polda Jatim menangkap Rudiyanto (duduk). (ISTIMEWA)

SURABAYA - Tim Gabungan Polda Jatim yang dipimpin AKP Agung Pribadi dari Cyber Crime Polda Jatim berhasil membekuk seorang polisi yang diduga menjadi otak perampokan truk bermuatan barang elektronik di Jalan Tol Tangerang Merak KM 41, 8 Balaraja, Tangerang, Banten.

Pelaku adalah Rudiyanto, polisi berpangkat Bripka yang berdinas di Polres Tulungagung. Dari informasi yang dihimpun, penangkapan terhadap tersangka bermula dari laporan Anton korban yang melapor ke Polresta Tangerang pada Kamis (12/4).

Laporan tersebut kemudian tersebar ke Polda dan Polres jajaran se-Indonesia. Dari laporan tersebut kemudian Polda Jatim menurunkan personel gabungan untuk mengejar pelaku yang diduga bersembunyi di wilayah hukum Polda Jatim.

“Tim Polda Jatim bergerak membackup Polres Kediri dan Polres Tulungagung, karena sesuai informasi didapat pelaku berada di wilayah hukum Polda Jatim,” ujar Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Frans Barung Mangera, Senin (16/4).

Awal mula penangkapan pelaku bermula dari adanya jual beli TV merek Sharp secara online dengan harga yang cukup murah. Kemudian tim Polda Jatim melakukan undercover buy untuk memastikan asal barang yang dijual tersebut.

Selepas itu Kamis malam tim gabungan menuju ke Polres Kediri Kota. Kemudian keesokan harinya, Jumat (13/4) polisi memeriksa Ninik dan Usman. Dari pemeriksaan tersebut mendapa titik terang bahwa Ninik merupakan pemodal yang membeli barang dari Rudiyanto. Sedangkan Usman sebagai teman dekat Rudiyanto yang juga sebagai sopir Ninik.

“Dari sana, kemudian memburu Rudiyanto. Dan tim berhasil menangkap pelaku di rumah kekasih gelapnya di Tulungagung,” jelasnya. 

Selain itu rekan Rudiyanto juga ditangkap yakni Gunawan dan Masroin. Barang bukti dari penangkapan tersebut terdapat 60 unit TV merek Sharp Aquos, satu unit mobil Toyota Avanza hitam nopol AG 1415 SF.

“Semua pelaku masih menjalani pemeriksaan intensif untuk pengembangan kasus. Dan pelaku (Rudiyanto, Red) itu masih aktif menjadi anggota polisi saat ditangkap,” tandasnya.(rus/no)

(sb/rus/jek/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia