Selasa, 17 Jul 2018
radarsurabaya
icon featured
Ekonomi Surabaya

Kebutuhan Ruko di Surabaya Masih Tinggi, Tapi Perlu Nilai Tambah

Sabtu, 14 Apr 2018 23:00 | editor : Abdul Rozack

PROYEK BARU: Direktur Utama PT Tekad Maju Mandiri Trisulowati (tengah) melihat proyek terbarunya, Raden Saleh Boulevard, di sela persiapan ground brea

PROYEK BARU: Direktur Utama PT Tekad Maju Mandiri Trisulowati (tengah) melihat proyek terbarunya, Raden Saleh Boulevard, di sela persiapan ground breaking proyek ini, Jumat (13/4). Ruko ini dikembangkan di atas lahan seluas 9.000 meter persegi (ABDULLAH MUNIR/RADAR SURABAYA)

SURABAYA - Kebutuhan tempat untuk bisnis di Surabaya masih cukup tinggi. Namun tidak semua bangunan komersial seperti ruko di Surabaya direspons baik oleh customer. Tempat bisnis yang dianggap memiliki nilai tambah tinggi (high value added) yang banyak dicari konsumen.

Menurut Trisulowati, direktur utama PT Tekad Maju Mandiri –pengembang ruko Raden Saleh Boulevard– pusat bisnis yang memiliki nilai tambah akan memudahkan konsumen untuk mengembangkan bisnisnya. Pasalnya, mereka tidak perlu menunggu waktu lama untuk menjadikan kawasan bisnis tersebut hidup dan ramai. 

“Sekarang banyak pusat bisnis dibangun di Surabaya, namun tidak semua bisa langsung ramai. Sebab kalau kawasan di sekitarnya belum jadi, perlu waktu untuk menciptakan crowded di kawasan tersebut,” kata wanita yang akrab dipanggil Chin Chin di sela persiapan ground breaking Raden Saleh Boulevard, Jumat (13/4).

Selain itu, lanjut dia, kedepan pusat bisnis harus berkonsep dan bisa melahirkan komunitas bisnis baru. Pusat bisnis harus memiliki fasilitas yang memadai seperti lahan parkir yang luas, foodcourt atau pujasera, security system, dan masih banyak lagi lainnya. Sehingga pedagang maupun konsumen yang belanja merasa nyaman.

“Kami yakin kalau tempatnya nyaman dan aman serta aksesnya sangat mudah, pusat bisnis atau ruko baru akan cepat ramai,” tambah Chin Chin. 

Sebab itu, dia sangat optimistis Raden Saleh Boulevard yang dikembangkan akan sold out lebih cepat. Sebab, lokasinya cukup strategis. Selain berada di pusat kota Surabaya, lingkungan di sekitarnya sudah jadi dan ramai serta dikelilingi pusat bisnis yang lain seperti Pusat Grosir Surabaya (PGS), Pasar Turi, Pasar Atom, Jembatan Merah Plasa, BG Junction serta lainnya.

“Kami menciptakan peluang bisnis. Kami kembangkan ruko dengan konsep semi mall sehingga nyaman untuk belanja. Susah mencari lokasi seperti ini di Surabaya,” tandasnya. 

Hingga kemarin, Raden Saleh Boulevard yang dikembangkan di atas lahan sekitar satu hektar, sudah terjual 70 persen dari total sekitar 100 unit. Pembangunan akan dilakukan April tahun ini dan diharapkan selesai akhir tahun 2019. Ada dua tipe ruko yang ditawarkan yakni 3 dan 4 lantai dan cocok untuk pengembangan bisnis dengan market Indonesia Timur..     

“Setelah ini kami siapkan proyek baru lagi di Surabaya. Konsepnya ruko lifestyle,” kata Chin Chin tanpa mau menyebut lokasinya. (fix/hen)     

(sb/jpg/jek/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia