Jumat, 20 Jul 2018
radarsurabaya
icon featured
Sportainment

Kejurda Perbasasi Diikuti Empat Daerah

Selasa, 20 Mar 2018 12:04 | editor : Wijayanto

PEMBUKAAN: Ketua PB Perbasasi, Andika Monoarfa (kanan), melempar bola kepada Sutjipto (Koni Jatim), dalam pembukaan Kejurda Perbasasi Jatim di lapangan Baseball dan Softball Marinir, Gunungsari, Senin (19/3).

PEMBUKAAN: Ketua PB Perbasasi, Andika Monoarfa (kanan), melempar bola kepada Sutjipto (Koni Jatim), dalam pembukaan Kejurda Perbasasi Jatim di lapangan Baseball dan Softball Marinir, Gunungsari, Senin (19/3). (ANDY SATRIA/RADAR SURABAYA)

SURABAYA - Menghadapi Kejurnas baseball dan softball, Pengprov Perbasasi Jatim menggelar Kejuaraan Daerah (Kejurda) Baseball dan Softball 2018 di lapangan baseball dan softball Marinir, Surabaya, 19-25 Maret. Kejurda ini diikuti empat daerah, yaitu Surabaya, Sidoarjo, Jombang dan Kota Malang.
“Ada empat daerah yang mengikuti kejurda Jatim dari empat pengcab Perbasasi se Jatim,” kata Ketua Bidang Pembinaan dan Prestasi Perbasasi Jatim, Danang Iskandar usai pembukaan kejurda yang dibuka ketua umum PB Perbasasi, Andika Monoarfa.
Dijelaskan, kejurda ini digelar untuk persiapan menghadapi kejurnas softball di DI Jogjakarta,  28 Maret-1 April mendatang. Dari kejurda ini, akan dipilih 15 atlet putra terbaik untuk dimasukkan dalam program puslatda.
Di kejurnas, mereka akan berhadapan dengan atlet daerah lain yang lebih senior dan berpengalaman. Dominasi softball untuk putra, saat ini masih dipegang Sulawesi Utara, Jawa Barat dan Kalimantan Timur.
Sedangkan putrinya, DKI Jakatta, Jawa Barat, Papua dan Papua Barat. “Kami sengaja menurunkan atlet muda, karena kita berorientasi ke PON Papua. Tahun depan mereka akan diterjunkan ke pra PON,” ujarnya.
Sementara Ketua Umum PB Perbasasi, Andika Monoarfa mengapresiasi upaya pembibitan yang dilakukan oleh Perbasasi Jatim. Di even sekelas kejurda, masih berani menurunkan atlet yang baru belajar softball.
“Sebagai atlet yang dipikirkan itu berlatih dan menang. Tidak perlu memikirkan yang lain. Masalah politik, biar pengurus yang mengurusi,” ujarnya. (sam/rak)

(sb/sam/jay/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia