Minggu, 22 Jul 2018
radarsurabaya
icon featured
Ekonomi Surabaya

Bandara Juanda Bebaskan Biaya Pendaratan 50 Persen

Kamis, 22 Feb 2018 18:38 | editor : Abdul Rozack

Juanda Surabaya memberi insentif berupa potongan 50 persen biaya pendaratan bagi rute atau penerbangan baru selama 6 bulan

Juanda Surabaya memberi insentif berupa potongan 50 persen biaya pendaratan bagi rute atau penerbangan baru selama 6 bulan (jawapos)

JAKARTA - Maskapai penerbangan dalam dan luar negeri yang mendarat di bandara internasional Juanda Surabaya akan mendapat insentif berupa potongan 50 persen biaya pendaratan bagi rute atau penerbangan baru selama 6 bulan.

Kebijakan tersebut juga berlaku di bandara I Gusti Ngurah Rai Bali,  Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan, Bandara Sultan Hasanuddin Makassar, Bandara Adisutjipto Yogyakarta, Bandara Sam Ratulangi Manado, Bandara Lombok Praya, Bandara Adi Soemarmo Solo, dan Bandara Syamsudin Noor Banjarmasin.

Sementara itu bagi rute atau penerbangan baru di Bandara Pattimura Ambon, Bandara Frans Kaisiepo Biak, dan Bandara El Tari Kupang Program, insentif pembebasan biaya pendaratannya lebih besar lagi, yaitu 100 persen  selama 6 bulan.

‘’Kebijakan ini merupakan bentuk kontribusi PT Angkasa Pura I (Persero) dalam memajukan industri aviasi nasional, mendorong peningkatan lalu lintas transportasi udara, mengoptimalkan kinerja bandara, sekaligus memberikan alternatif pilihan jadwal penerbangan bagi masyarakat,” kata Direktur Utama PT Angkasa Pura I Faik pada acara Airports-Airlines Gathering 2018 di Jakarta, Rabu (21/2).

 Faik, menjelasakan beberapa program Angkasa Pura I di tahun 2018 adalah melakukan program pemasaran bandara dan kegiatan terkait customer relationship management. Di antaranya adalah program insentif untuk maskapai, Collaborative Destination Development (CDD), serta integrated marketing campaign.

Program Collaboration Destination Development (CDD) pada tahun 2018 ini akan dilakukan di 10 kota, yaitu Solo, Balikpapan, Biak, Ambon, Lombok, Surabaya, Makassar, Manado, Banjarmasin, dan Kupang.

CDD merupakan forum focusgroupdiscussion yang diinisiasi Angkasa Pura I dengan melibatkan seluruh stakeholder industri pariwisata daerah untuk bersama-sama mendorong pengembangan industri pariwisata daerah. CDD ini dilakukan dalam tiga fase; fase pertama untuk membangun awareness industri pariwisata, fase kedua untuk mengumpulkan dan mengaktifkan kolaborasi dan partisipasi para stakeholder, dan fase terakhir untuk melakukan strategi hardselling dan pengembangan aksi lanjut. (jpnn/hen)

(sb/jpg/jek/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia