Minggu, 22 Jul 2018
radarsurabaya
icon featured
Sportainment Sidoarjo

Dua Atlet Biliar Ikuti Jatim Open

Sabtu, 13 Jan 2018 04:00 | editor : Lambertus Hurek

KONSENTRASI: Pebiliar andalan Sidoarjo, Teddy Indra Pranata, melakukan latihan rutin.

KONSENTRASI: Pebiliar andalan Sidoarjo, Teddy Indra Pranata, melakukan latihan rutin. (DOK)

Atlet biliar Kabupaten Sidoarjo kembali menjajal pengalaman bertanding di tingkat Provinsi Jawa Timur. Akhir bulan ini, sebuah turnamen untuk kelas pemula dan pratama digelar di Kota Surabaya. Sudah ada dua atlet biliar Sidoarjo yang dipersiapkan untuk mengikuti turnamen tersebut.

Pelatih Biliar Kabupaten Sidoarjo Wahyudi mengatakan, kedua atlet yang akan diberangkatkan adalah Teddy Indra Pranata dan Robby. Keduanya mewakili masing-masing kategori yang dipertandingkan. Teddy untuk kelas Pratama, sedangkan Robby untuk kelas Pemula.

Turnamen biliar terbuka ini diikuti oleh seluruh atlet biliar se-Jawa Timur. Pesertanya pun bebas. Bisa dari usia berapa saja. Karena itu, Wahyudi mengaku tidak berani memasang target yang tinggi. Robby diharapkan bisa masuk ke delapan besar. "Teddy mudah-mudahan lolos ke babak empat besar," ujarnya, Jumat (12/1).

Menurut Wahyudi, ada beberapa daerah yang harus diwaspadai. Seperti Tulungagung, Malang, dan Surabaya. "Kemampuan pemain biliarnya sudah tidak diragukan lagi," imbuhnya.

Meski begitu, kedua atlet biliar andalan Kabupaten Sidoarjo itu tidak perlu minder. Mereka berdua terus menggenjot latihan demi mengasah kemampuan. Setiap hari latihan digelar. Waktu latihan pun tidak sebentar. Biasanya dimulai pada 16.00 hingga lepas pukul 24.00. Bahkan, Sabtu dan Minggu juga terus latihan untuk memantapkan teknik.

Berdasarkan catatan Radar Sidoarjo, prestasi atlet-atlet biliar Kabupaten Sidoarjo pada tahun 2017 lalu kurang menggembirakan. Selain gagal dalam seleksi kejuaraan nasional (kejurnas) di Kota Malang, Teddy dan kawan-kawan pun belum mampu bicara banyak di tingkat provinsi dan nasional. Ini terlihat dalam kejuaraan biliar tingkat nasional pada akhir 2017. Saat itu Teddy masih keteteran menghadapi pemain-pemain biliar kaliber nasional. 

Hal ini diakui oleh pelatih Wahyudi. Dia menilai jam terbang atau pengalaman bertanding Teddy dan kawan-kawan masih kurang dibandingkan dengan lawan-lawan di kejurnas.

Karena itu, untuk persiapan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur 2019 mendatang, Teddy dan Robby bakal digenjot dengan latihan khusus. Selain itu, keduanya diprioritaskan untuk mengikuti sejumlah kejuaraan dan turnamen terbuka yang diadakan tahun ini.

"Mereka harus ikut turnamen karena ada lawannya. Jadi, ada dorongan untuk menang. Susah kalau hanya sekadar latihan dan latihan saja," katanya. (nis/rek)

(sb/nis/rek/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia