Senin, 23 Jul 2018
radarsurabaya
icon featured
Hukum & Kriminal Gresik

Limbah, Polisi Periksa PT Sika

Jumat, 12 Jan 2018 09:37 | editor : Aries Wahyudianto

Manajer HRD PT Sika usai diperiksa polisi terkait limbah Manyar.

DIPERIKSA : Manajer HRD PT Sika usai diperiksa polisi terkait limbah Manyar. (Yudhi/Radar Gresik)

SATUAN Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Gresik memeriksa manajemen PT Sika Solution For Residential. Pemeriksaan terhadap PT Sika dihadiri Plan Manajer PT Sika Gunanto dengan didampingi Agus staf bagian HRD. Saat diperiksa manajemen membantah jika yang dibuang itu termasuk kategori limbah.

Kanit Tipiter Polres Gresik Iptu Agung Joko Haryono mengatakan dari hasil pemeriksaan terhadap manajemen PT Sika, mereka membantah. Sebab, yang mereka dibuang di Desa Banjarsari, Kecamatan Manhyar merukapan pasir silika bukan limbah. “Mereka membantah, menurut mereka itu pasir silika bukan limbah,” ujarnya.

Menurut dia, alasan perusahaan membuang pasir tersebut lantaran mereka tidak memiliki tempat penampungan. “Kami tidak mempunyai penampungan tertutup. Selain itu proses produksi pasir halus permintaannya sedikit jadi tidak terpakai,” ungkap dia.

Ditambahkan, saat ini pihaknya masih menunggu hasil lab dari DLH Gresik. “Kami menunggu hasil lab apakah itu limbah atau bukan,” pungkasnya.

Hal berbeda disampaikan pihak perusahaan kepada DLH Gresik. Menurut Kabid Pencemaran dan Pengendalian Lingkungan DLH Gresik Baktiar Gunawan, perusahaan tersebut memang membatah itu limbah. “Menurut mereka itu adalah pasir hitam Lumajang,” ungkap dia.

Saat dikonfirmasi oleh DLH, perusahaan mengaku pasir tersebut juga tidak dibuang melainkan dijual kepada pemilik lahan. Sebab, saat ini perusahaan tersebut sedang melakukan pembangunan jadi tidak ada tempat untuk menyimpan. “Tidak dibuang tapi dijual. Soalnya harganya mahal,” imbuhnya. (rof/ris)

(sb/rof/ris/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia