Jumat, 20 Jul 2018
radarsurabaya
icon featured
Iso Ae

Istri Cantik Dijadikan Model di Studio Teman SMA, Donjuan Meradang

Jumat, 12 Jan 2018 05:33 | editor : Abdul Rozack

Grafis Donjuan edisi Istri Cantik Diajak Foto-fotoan

Grafis Donjuan edisi Istri Cantik Diajak Foto-fotoan (Grafis: Fajar)

Cemburu sih boleh boleh saja. Tapi kalau cemburu buta bisa berbahaya. Malah urusannya sampai ke Pengadilan Agama (PA). Seperti yang dialami oleh pasangan suami istri, Donjuan, 34, dan Karin, 33, ini. 

Anggun Angkawijaya-Wartawan Radar Surabaya

Bisa dikatakan, selama enam tahun menikah, Donjuan termasuk pria idaman. Ia sosok pecinta istri dan anak. Meski wajahnya tidak ganteng ganteng amat, tapi rejekinya serba kecukupan. Lelaki yang tinggal di kawasan Jalan Demak ini termasuk pengusaha besi tua sukses. 

 "Kalau jalan-jalan sama istri, kok banyak yang nglirik istri saya. Anak anak muda dikampung juga gitu. Sampai saya nggak enak makan dan tidur," kata Donjuan saat jeda sidang gugatan cerainya di PA, Klas 1A Surabaya, Kamis (11/1).

Memang sedikit aneh pernyataan Donjuan itu. Sebab yang melirik bukan istrinya, tapi orang lain. Beberapa kerabat Donjuan yang mendampingi, bahkan pengunjung lain yang mendengarkan, malah menyalahkan Donwori yang cemburu berlebihan. 

"Wah gak ngerti kabeh uwong-uwong iki. Kok aku sing disalahno," keluh Donjuan.

Memang, selama ini Karin selalu modis. Bahkan ibu dua anak ini sukses diet dan menjalani perawatan tubuh agar selalu tampak aduhai. Wanita ini begitu memperhatikan penampilannya usai melahirkan anak ke duanya. Awalnya Donjuan mengaku tidak masalah dengan perubahan yang dialami oleh istrinya. “Ya senang, lah wong dia tambah cantik,” akunya. 

Namun lama kelamaan, Donjuan gelisah juga. Sebab dia sering dirik lelaki lain saat jalan keluar rumah bersama. “Padahal onok aku mas. Yo, sik onok sing nglirik nglirik, kudu tak antemi ae sing nglirik bojoju,” lanjut pria berkulit sawo matang ini.

Donjuan semakin jengkel ketika seorang teman lelaki Karin masa SMA, yang kini jadi fotografer sering menghubungi. Katanya Karin mau dijadikan model majalah lokal Surabaya. 

“Temannya itu sering ke sini sekitar dua bulanan. Pernah juga foto fotoan di studionya,” ungkap bapak dua anak ini.  

Pria yang mengenakan kemeja batik ini menyangka, mereka ada hubungan khusus. Apalagi orang yang diduga pria idaman lain istrinya itu punya badan tinggi besar, modis, lengkap dengan wajahnya lebih ganteng. Meskipun sudah dijelaskan oleh Karin dan salah satu kerabatnya, Donjuan tetap saja tak mau menerima. 

Puncak kecemburuan Donjuan saat Karin tidak pamit ketika pergi dari rumah. Karena sudah gelap mata, akhirnya dia menghajar istrinya habis-habisan. Tidak terima, diperlakukan seperti itu Karin mengajukan gugatan cerai di PA. 

Bahkan perempuan ini melakukan aksi walk out dari rumah. Dia memilih pulang ke rumah orangtuanya di kawasan Benowo.  Karena tiga bulan tidak kembali ke rumah, Donjuan mengajukan gugatan cerai kepada istrinya. 

“Apapun nanti hasilnya, saya tetap mau cerai saja. Bahno dari pada sakek atte (sakit hati,red),” pungkas pria kelahiran di Pulau garam Madura ini.  (*/rud) 

(sb/ang/jek/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia