GRESIK - Wardoyo, 56, warga Dusun Dahanlor, Desa Daharejo, Kecamatan Kebomas mengalami nasib sial. Bermaksud baik dengan meminjamkan motor untuk beli nasi, namun justru kendaraannya Honda vario nopol S 3653 MV justru dibawa kabur. Identitas pelaku justru diketahui setelah dia mengunggah kejadian yang dialaminya itu ke media sosial. Pelaku yang diketahui bernama M. Harros Shobah, warga Jemur Wonosari, RT 03 RW 04 Kecamatan Wonocolo.
Korban menuturkan, pelaku merupakan teman dari anaknya. Keduanya telah bertemu beberapa kali di sebuah warung kopi tidak jauh dari rumahnya. Karena sudah merasa akrab, pelaku tidak sungkan meminjam kendaraan kepada korban. “Dulu pernah pinjam motor untuk beli nasi tapi setelah itu kembali, mungkin itu hanya modus agar korban tidak curiga,” kata Wardoyo.
Ironisnya, korban tidak mengetahui nomor telepon pelaku. Bahkan, saat dilacak tempat tinggalnya di Gresik maupun Surabaya diketahui bahwa lokasi tersebut tempat tinggal orang lain. “Pelaku sepertinya memalsukan identitas kependudukan. Saya cari ke kosnya di Kedanyang maupun di Surabaya, tidak ada namanya terdaftar sebagai warga atau penghuni kos,” imbuhnya.
Merasa telah menjadi korban kriminalitas, Wardoyo melaporkan kejadian tersebut Mapolsek Kebomas dengan laporan dugaan penggelapan kendaraan bermotor. Dia juga meminta bantuan rekan-rekan teman kerja pelaku agar segera menghubungi apabila melihat keberadaan pelaku.
“Informasi yang saya dapatkan pelaku bekerja sebagai driver ojek online. Untuk itu, saya minta kepada rekan-rekan gojek agar telepon saya saat melihat pelaku dimanapun,” tandasnya.
Kanit Reskrim Polsek Kebomas, Iptu Sujai belum menerima laporan dugaan penggelapan sepeda motor ini. Namun demikian dia berjanji akan menindaklanjuti hal tersebut. “Saya belum dapat laporan, nanti saya cek di kantor,” kata Sujai. (fir/han)
Editor : Administrator