Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Duet Anak Hilang dan Anak Muda Millenal

Administrator • Selasa, 17 Oktober 2017 | 00:19 WIB
Duet Anak Hilang dan Anak Muda Millenal
Duet Anak Hilang dan Anak Muda Millenal

Koalisi dua partai politik besar penguasa kursi di DPRD Jatim tampaknya bakal terwujud dalam pemilihan kepala daerah (pilkada) Jawa Timur pada 2018 mendatang. PDI Perjuangan akhirnya mendeklarasikan Saifullah Yusuf dengan Abdullah Azwar Anas sebagai pasangan calon gubernur (cagub) dan calon wakil gubernur (cawagub) Jatim di arena Pilgub 2018. 


Baehaqi Almutoif-Wartawan Radar Surabaya


DEKLARASI itu dilakukan langsung oleh Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri di Kantor DPP Jalan Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (15/10). "Namanya (cagub) Pak Saifullah Yusuf. Wakilnya namanya Abdullah Azwar Anas," kata Megawati yang juga mengumumkan rekom DPP PDIP untuk cagub-cawagub Pilkada Sulawesi Selatan yakni pasangan Nurdin Abdullah dan Andi Sudirman. 


Sesaat setelah pengumuman surat rekomendasi itu, Mega meminta semua elemen partai untuk turut memenangkan kedua pasangan tersebut. "Jangan lupa, seluruh anggota dan pengurus PDI Perjuangan Jatim tetap solid mengamankan rekom ini," pinta Mega. 


Baik Saifullah Yusuf yang akrab disapa Gus Ipul maupun Abdullah Azwar Anas dikenal sebagai kader dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Bahkan dua hari sebelumnya, Gus Ipul yang kini menjabat wakil gubernur Jatim juga direkomendasikan oleh partai pimpinan Muhaimin Iskandar tersebut sebagai cagub PKB untuk pilkada Jatim 2018. 


Sedangkan Abdullah Azwar Anas yang kini menjabat sebagai bupati Banyuwangi sebelumnya adalah anggota DPR RI dari Fraksi Kebangkitan Bangsa (FKB). Karena itu, PKB sebagai penguasa kursi terbanyak di legislatif Jatim dengan 20 kursi dan PDIP yang memiliki 19 kursi dipastikan akan menjalin koalisi.


Ketua DPD PDI Perjuangan Jatim Kusnadi mengatakan bahwa pihaknya siap mengamankan keputusan DPP ini. Sebagaimana pesan ketua umum, dia meminta semua mesin partai untuk solid memenangkan pasangan tersebut. “Ini sesuai dengan perintah ketua umum DPP PDI Perjuangan (Megawati Soekarnoputri, Red),” kata Kusnadi.


Dia pun menjamin semua anggotanya bakal solid mendukung apapun keputusan ketua umum. Sebab, sudah tertulis secara aturan serta menjadi tradisi di internal partai untuk mengamankan amanah partai. 


"Sifatnya adalah wajib. DPD PDIP menjamin dan mengamankan keputusan itu," tegas pria yang juga menjabat sebagai wakil ketua DPRD Jatim ini. Selanjutnya, pihaknya beserta semua elemen partai akan bergerak untuk mengamankan rekomendasi. “Sekalipun tidak ada perintah atau anjuran dari kandidat sekalipun, kader harus bergerak. Karena ini merupakan instruksi sifatnya,” imbuhnya. 

Editor : Administrator
#pilgub jatim 2018