RADAR SURABAYA - KAI Commuter Wilayah 8 Surabaya bersama Kecamatan Tambaksari Surabaya menggelar kegiatan Edu-Trip dalam rangka sosialisasi dan edukasi program C-Taditur, Selasa (23/12). Kegiatan yang dipusatkan di Stasiun Surabaya Gubeng ini bertujuan mengenalkan transportasi publik khususnya kereta commuter line kepada 65 anak dengan status stunting dan pra-stunting dari 8 Paud se-Kelurahan Kecamatan Tambaksari, antara lain Dukuh Setro, Kapasmadya Baru, Gading, Pacarkeling, Pacarkembang, Ploso, Rangkah, dan Tambaksari.
Acara dihadiri oleh Bunda Guru Kota Surabaya sekaligus Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kota Surabaya, Rini Indriyani, serta Asisten III Bidang Administrasi Umum Pemkot Surabaya, Anna Fajriatin.
Direktur Operasi dan Pemasaran KAI Commuter, Heri Siswanto, mengungkapkan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komitmen perusahaan untuk mendukung program pemerintah dalam menuntaskan stunting dan mencegah balita pra-stunting.
"Selain itu, KAI Commuter juga melalui kegiatan Edutrip dan C-Taditur ini, berupaya untuk terus mengenalkan dan mendekatkan Commuter Line sebagai transportasi publik yang aman untuk digunakan anak-anak," jelas Heri.
Setelah sosialisasi, anak-anak diajak naik Commuter Line Jenggala dari Stasiun Surabaya Gubeng menuju Stasiun Indro, Gresik. Selama perjalanan, mereka dikenalkan pada petugas dan aturan perjalanan.
VP Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amanda, menambahkan bahwa kegiatan edukasi dilakukan secara menyenangkan dan interaktif agar anak-anak belajar sambil bermain. Juga mengingatkan agar anak-anak mencintai Commuter Line dengan tidak melakukan vandalisme.
"Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan menjadi langkah kecil yang berdampak besar bagi masa depan anak-anak Indonesia," tuturnya. (*)