RADAR SURABAYA - Upaya pencarian dua pendaki ilegal di Gunung Merapi wilayah Klaten oleh tim gabungan akhirnya membuahkan hasil. Satu pendaki bernama Panji Rizkyawan, 20, warga Kota Jogja, ditemukan selamat dalam kondisi lemas dan mengalami luka ringan di telapak kaki.
Komandan SAR Klaten, Irwan Santoso, menjelaskan pencarian hari kedua dimulai pukul 06.30 WIB dengan melibatkan tujuh tim Search and Rescue Unit (SRU) dan total 80 personel dari sembilan instansi.
“Hari kedua pencarian berhasil menemukan satu survivor, Rizky, sementara survivor Aldo masih nihil. Pencarian akan dilanjutkan besok pagi,” ujar Irwan dikutip dari Detik.com, Senin (22/12).
Proses Penemuan dan Evakuasi
Panji ditemukan oleh SRU 4 di sekitar Pos 2 jalur Sapuangin sekitar pukul 10.45 WIB. Kondisinya sadar, lemas, dan stabil.
Proses evakuasi berlangsung menantang karena medan curam dan cuaca berubah-ubah.
Kapolsek Kemalang, AKP Sarwoko, menyebut korban langsung dibawa ke Puskesmas Kemalang untuk pemeriksaan kesehatan.
“Alhamdulillah, Panji berhasil ditemukan hidup dan selamat. Evakuasi berlangsung cukup berat, namun korban tiba di posko sekitar pukul 16.22 WIB,” jelas Sarwoko.
Pencarian Pendaki Kedua
Sementara itu, pendaki lainnya bernama Aldo Oktawijaya, 22, warga Jogja, hingga kini masih dalam pencarian.
Tim gabungan akan melanjutkan penyisiran di lokasi yang diduga menjadi titik terakhir keberadaan korban.
“Kami mohon doa masyarakat agar pencarian berjalan lancar dan korban segera ditemukan dalam kondisi selamat,” tambah Sarwoko.
Operasi pencarian melibatkan Polres Klaten, Polsek Kemalang, Basarnas Solo, SAR Kabupaten Klaten, BPBD Klaten, pengelola TNGM, Damkar, relawan, serta warga sekitar.
Pusdalops BPBD Klaten, Indiarto, menegaskan jalur evakuasi antara Pos 1 dan Pos 2 cukup berat sehingga proses memakan waktu lebih dari tiga jam.
Tim gabungan akan melanjutkan operasi pada 23 Desember 2025 dengan harapan seluruh korban dapat ditemukan dalam kondisi selamat. (dtk/nur)
Editor : Nurista Purnamasari