Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

ITS Buka Beasiswa Penuh hingga S3 bagi Mahasiswa Palestina, Cakup Biaya Hidup

Rahmat Sudrajat • Senin, 22 Desember 2025 | 01:15 WIB
Rektor ITS Prof  Bambang Pramujati (kanan) saat penyerahan simbolis kerja sama program beasiswa bagi 100 mahasiswa asal Palestina.
Rektor ITS Prof Bambang Pramujati (kanan) saat penyerahan simbolis kerja sama program beasiswa bagi 100 mahasiswa asal Palestina.

RADAR SURABAYA – Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya resmi membuka program beasiswa penuh bagi mahasiswa asal Palestina.

Beasiswa ini tidak hanya mencakup biaya pendidikan, tetapi juga biaya hidup, dan terbuka untuk jenjang Sarjana (S1), Magister (S2), hingga Doktoral (S3).

Program ini menjadi bentuk nyata kepedulian dan kontribusi ITS dalam membuka akses pendidikan tinggi berkualitas serta mendukung mahasiswa Palestina di tengah situasi yang mereka alami.

Rektor ITS, Prof. Dr. Bambang Pramujati, menyatakan bahwa inisiatif ini selaras dengan visi ITS sebagai perguruan tinggi berkelas dunia yang aktif dalam inklusivitas pendidikan global.

"Dengan kerja sama seluruh pihak, kita dapat mewujudkan akses pendidikan yang lebih inklusif dan memberikan kesempatan bagi calon pemimpin masa depan dari Palestina," ujar Bambang, Minggu (21/12).

Kuota dan Cakupan Beasiswa ITS untuk Palestina

Beasiswa akan dialokasikan secara bertahap berdasarkan kemampuan pendanaan ITS. Berikut rincian kuotanya:

· Jenjang S1 (Sarjana): Kuota hingga 100 mahasiswa dengan pembebasan penuh biaya pendidikan.

· Jenjang S2 (Magister): Kuota untuk 12 mahasiswa.

· Jenjang S3 (Doktoral): Kuota untuk 10 mahasiswa.

Selain pembebasan biaya kuliah, penerima beasiswa dari semua jenjang juga akan mendapatkan tunjangan biaya hidup selama masa studi.

Syarat dan Seleksi Beasiswa Palestina di ITS

Calon penerima beasiswa wajib melalui proses seleksi. Salah satu persyaratan utama adalah memiliki kemampuan bahasa Inggris yang memadai, yang dibuktikan dengan nilai TOEFL (Test of English as a Foreign Language).

"Seleksi bahasa Inggris ini penting agar mahasiswa yang diterima dapat mengikuti program persiapan bahasa terlebih dahulu, sebelum akhirnya beradaptasi dengan sistem perkuliahan reguler yang sebagian besar menggunakan bahasa Indonesia," jelas Prof. Bambang.

Program persiapan bahasa ini dirancang untuk memastikan mahasiswa asing dapat mengikuti perkuliahan dengan baik dan berintegrasi secara akademik di ITS.

Dampak dan Harapan ITS

Program beasiswa ini diharapkan dapat menarik talenta-talenta terbaik dari Palestina untuk studi di Indonesia.
Selain memperkuat ikatan akademik internasional, program ini juga menjadi bagian dari diplomasi kemanusiaan Indonesia di kancah global.

Bagi ITS, langkah ini merupakan investasi jangka panjang untuk memperkuat reputasinya sebagai universitas penelitian yang memiliki dampak sosial global dan kontribusi nyata bagi perdamaian dunia melalui pendidikan.

Bagi mahasiswa Palestina yang tertarik, informasi lebih lanjut mengenai pendaftaran dan prosedur aplikasi beasiswa ini dapat diakses melalui website resmi Kantor Urusan Internasional (KUI) ITS.(rmt)

Editor : Rahmat Adhy Kurniawan
#surabaya #Mahasiswa Palestina #institut teknologi sepuluh nopember (its) #beasiswa