Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

LPDB Koperasi Gandeng MUI Kembangkan Koperasi Berbasis Sektor Riil

Muhammad Firman Syah • Minggu, 21 Desember 2025 | 21:06 WIB
Photo
Photo

JAKARTA – Upaya memperkuat ekonomi umat berbasis koperasi sektor riil terus diperkuat melalui kolaborasi strategis antara Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) Koperasi dan Majelis Ulama Indonesia (MUI). Sinergi ini dijalankan bersama Lembaga Penggerak Ekonomi Umat (LPEU) MUI, dengan fokus mendorong lahirnya koperasi-koperasi produktif dari kalangan organisasi kemasyarakatan Islam di berbagai daerah.

Kolaborasi tersebut mengemuka dalam Rapat Kerja LPEU MUI yang dirangkaikan dengan penguatan pembinaan koperasi bersama LPDB Koperasi. Forum ini menjadi ruang konsolidasi untuk menyatukan langkah membangun ekosistem ekonomi umat yang berbasis sektor riil dan dikelola secara profesional.

 Baca Juga: Siapkan Garda Depan Kopdes Merah Putih, Kemenkop dan LPDB Koperasi Gembleng 300 PMO

Direktur Umum dan Hukum LPDB Koperasi, Deva Rachman, menegaskan bahwa LPDB Koperasi dan LPEU MUI memiliki peran yang saling melengkapi dalam mendorong penguatan ekonomi umat melalui koperasi. LPEU MUI, yang lahir dari Komisi Pemberdayaan Ekonomi Umat MUI, membawahi puluhan organisasi kemasyarakatan dengan jaringan hingga ke tingkat daerah.

Ke depan, LPDB Koperasi menargetkan penyaluran dana bergulir hingga Rp2 triliun ke sektor-sektor ekonomi strategis. Pembiayaan tersebut diarahkan kepada koperasi-koperasi yang memiliki kinerja sehat dan mampu memberikan dampak ekonomi nyata bagi masyarakat, termasuk koperasi yang tumbuh dari basis ormas Islam.

Menurut Deva, potensi ekonomi umat yang digerakkan secara gotong royong melalui koperasi merupakan kekuatan khas Indonesia. Dengan populasi muslim terbesar di dunia dan jaringan ormas Islam yang luas, model ekonomi berbasis koperasi diyakini mampu menjadi pendorong pertumbuhan yang inklusif sekaligus berkelanjutan.

Ia juga menyoroti peran masjid sebagai simpul strategis penggerak ekonomi umat. Dengan jumlah masjid yang mencapai ratusan ribu di seluruh Indonesia, potensi pengembangan koperasi berbasis komunitas dinilai sangat besar jika dikelola secara terkoordinasi melalui ormas dan didukung pembiayaan yang memadai.

Pengembangan koperasi sektor riil menjadi fokus utama, mencakup bidang pertanian, pengolahan pangan, industri tambang, hingga manufaktur kebutuhan sehari-hari. Model ini dinilai mampu memperkuat kemandirian ekonomi sekaligus memperluas rantai nilai usaha yang dikelola oleh koperasi.

Tak hanya menyasar pasar domestik, koperasi umat juga didorong untuk mengambil peran dalam pasar global, seiring dengan peluang Indonesia sebagai pusat industri halal dunia, termasuk di sektor fesyen muslim.

Melalui sinergi LPDB Koperasi dan MUI, arah transformasi koperasi ke depan diarahkan pada penguatan sektor riil dan penciptaan lapangan kerja, khususnya bagi generasi muda. Koperasi diharapkan tidak hanya menjadi wadah ekonomi, tetapi juga entitas bisnis modern yang memberikan manfaat nyata dan berkelanjutan bagi anggotanya.

Editor : M Firman Syah
#lpdb #koperasi