Radar Surabaya – Sejumlah pemain Timnas Indonesia merasa risih setelah melihat foto mereka yang beredar di media sosial usai diedit menggunakan teknologi Google Gemini AI. Foto-foto tersebut awalnya digunakan untuk promosi dan publikasi, namun setelah diedit secara berlebihan, hasilnya menjadi tidak wajar dan menimbulkan ketidaknyamanan.
Para pemain mengkritisi gaya edit yang menampilkan mereka seolah memeluk atau mencium fans wanita, yang dianggap berlebihan dan tidak menghargai privasi serta berpotensi menimbulkan konflik pribadi.
Beberapa pemain yang terlibat dalam foto-foto tersebut antara lain Rizky Ridho, Sandy Walsh, dan Justin Hubner.
Rizky Ridho menyampaikan ketidaknyamanannya terhadap foto yang diedit tersebut. "Teman-teman saya meminta tolong lebih sopan lagi yaa, tidak perlu edit dengan gaya yang aneh dan terlalu berlebihan," ujarnya.
Justin Hubner menekankan pentingnya kebijaksanaan dalam menggunakan teknologi AI. "Menurut saya, AI bisa bermanfaat tetapi, kalau dipakai untuk hal seperti ini jadinya tidak sehat dan memiliki nilai negatif. Saya mohon lebih menghargai kami sebagai pemain," tambahnya.
Sandy Walsh juga mengimbau para pendukung untuk menunjukkan dukungan secara positif. “Kami senang punya banyak pendukung tetapi, cukup dengan doa, dukungan di stadion, atau lewat media sosial yang baik. Jangan sampai editan foto seperti ini bikin salah paham, dan saling menghargai satu sama lain," katanya.
Fenomena ini mendorong para pemain untuk mengajak masyarakat menggunakan teknologi secara bijak agar tidak menimbulkan dampak negatif bagi mereka maupun keluarga. (acl/mel/fir)
Editor : M Firman Syah