Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Presiden Prabowo Puji Obligasi Patriot Danantara untuk Pembangunan Nasional

Rahmat Adhy Kurniawan • Jumat, 5 September 2025 | 14:41 WIB
Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat terbatas (ratas) dengan sejumlah Menteri Kabinet Merah Putih di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis, 4 September 2025. Foto: BPMI Setpres/Muchlis Jr
Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat terbatas (ratas) dengan sejumlah Menteri Kabinet Merah Putih di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis, 4 September 2025. Foto: BPMI Setpres/Muchlis Jr

RADAR SURABAYA – Presiden Prabowo Subianto memuji keberhasilan obligasi patriot yang diluncurkan Badan Pengelola Investasi Danantara.

Obligasi ini digunakan untuk membiayai proyek pembangunan nasional, termasuk Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) di 33 lokasi di Indonesia.

“Obligasi patriot sangat berhasil, menunjukkan kepercayaan kepada negara. Kinerja Danantara luar biasa,” kata Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman, Maruarar Sirait, usai rapat terbatas di Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Kamis, 4 September 2025.

Apresiasi Presiden terhadap Danantara

Maruarar, yang akrab disapa Ara, menyampaikan bahwa Presiden Prabowo sangat mengapresiasi kinerja Danantara dalam meluncurkan obligasi patriot.

Instrumen ini dianggap sebagai bukti kepercayaan pelaku usaha terhadap visi pembangunan nasional pemerintah.

Minat Pengusaha Besar pada Obligasi Patriot

Menteri Investasi sekaligus CEO Danantara, Rosan Perkasa Roeslani, mengungkapkan bahwa konglomerasi seperti Grup Djarum dan Prajogo Pangestu menunjukkan minat besar terhadap obligasi patriot.

“Semua pengusaha nasional ikut berpartisipasi,” ujar Rosan singkat, tanpa merinci lebih lanjut.

Obligasi ini resmi diluncurkan pada Agustus 2025 dalam pertemuan bersama pengusaha nasional di Jakarta, dihadiri Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya.

Obligasi Patriot: Dana Rp50 Triliun untuk Pembangunan

Obligasi patriot adalah surat utang perdana Danantara yang diperkirakan mampu menghimpun dana hingga Rp50 triliun. Tersedia dalam dua seri, yaitu tenor lima tahun dan tujuh tahun, dengan imbal hasil 2 persen.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Bantu 7 Pedagang Terdampak Kebakaran Lapak di Tegalsari

Chief Investment Officer (CIO) Danantara, Pandu Sjahrir, menjelaskan bahwa obligasi patriot adalah instrumen pembiayaan strategis, seperti yang diterapkan di Jepang dan Amerika Serikat.

“Obligasi patriot memberikan pendanaan stabil jangka menengah hingga panjang untuk negara, sekaligus menjadi investasi aman bagi pelaku usaha,” ujar Pandu pada Agustus 2025.

Dampak bagi Perekonomian Nasional

Dengan dana dari obligasi patriot, pemerintah berencana mempercepat proyek strategis, termasuk PLTSa untuk pengelolaan sampah dan energi terbarukan.

Instrumen ini juga membuka peluang investasi yang mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.

Editor : Rahmat Adhy Kurniawan
#Patriot Bond #Obligasi Patriot #PLTSa #presiden prabowo subianto #Pembangkit Listrik Tenaga Sampah #Danantara